Berita

Bajaj Tak Jadi Dilarang Melintas Depan Istana

JUMAT, 22 JULI 2016 | 17:21 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta tak jadi melarang bajaj melintas di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Dengan demikian, tetap bisa melewati depan Istana Merdeka. Namun, transportasi umum beroda tiga tersebut dilarang 'ngetem' di lokasi tersebut.

"Kami putuskan tetap boleh melintas. Namun tidak boleh melanggar aturan lalu lintas, seperti ngetem. Karena akan mengganggu kelancaran lalu lintas," kata  Kepala Dishubtrans Pemprov DKI Jakarta, Andri Yansyah, saat dihubungi, Jumat (22/7).


Jika sopir bajaj melanggar peraturan, pihaknya tak akan segan memberikan sanksi berupa pencabutan izin operasi.

"Memang aturannya seperti itu. Boleh melintas tapi jangan sampai ngetem. Kalau kedapatan, ya kami tindak," ucap Andri.

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat sebelumnya berencana hendak melarang bajaj melintas di Jalan Medan Merdeka Utara. Alasannya, karena penilaian bahwa moda angkutan itu tidak tepat melintas di depan Istana karena sering dilaporkan ngetem sembarangan.

Namun, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama kurang setuju dengan adanya rencana itu. Menurut dia, larangan itu seharusnya tidak perlu ada.

Basuki mengatakan, seharusnya bajaj hanya dilarang ngetem di sekitar kawasan Istana, bukan dilarang untuk melintas di sana.

"Kalau enggak boleh ngetem, ya memang enggak boleh dong. Kalau melintas, boleh," ujar pria yang biasa disapa Ahok ini kemarin. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya