Berita

Dunia

Indonesia-Swiss Bahas Kelanjutan Kerjasama Pembangunan

KAMIS, 21 JULI 2016 | 04:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pertemuan bilateral antara Indonesia dan Swiss dilaksanakan pada Selasa lalu (19/7), di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) ke-14 di Nairobi, Kenya.

Delegasi Indonesia, yang dipimpin oleh Dubes RI di Nairobi, Soehardjono Sastromihardjo, bertukar pandangan dengan State Secretary for Economic Affairs-Swiss (SECO), Raymund Furrer, mengenai kelanjutan kerja sama pembangunan kedua negara untuk periode 2017-2020.

"Indonesia mengharapkan kontribusi Swiss dapat dioptimalkan untuk pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang transportasi, energi, dan komunikasi," kata Duta Besar Soehardjono Sastromihardjo.


Lebih lanjut Dubes Soehardjono mengatakan agar keunggulan komparatif Swiss di bidang pariwisata dan manajemen hotel dapat menjadi landasan kerja sama teknis seperti sekolah perhotelan di Lombok yang akan beroperasi dalam waktu dekat.

Delegasi Swiss, Raymund Furrer, menyatakan optimismenya bahwa fokus kerja sama pembangunan di periode berikutnya bukan semata-mata menciptakan lapangan kerja, namun juga meningkatkan keterampilan dan daya saing

Mempertimbangkan terbatasnya sumber pendanaan dan SDM SECO saat ini, pihak Swiss akan melakukan mix and match” untuk mengakomodasi prioritas program kerja sama kedua belah pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia turut mengundang Swiss untuk berpartisipasi dalam Indonesia Trade Expo 2016 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan Oktober mendatang. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya