Berita

ilustrasi/net

Politik

Zulhas Ajak Keturunan Tionghoa Berpolitik, Tidak Cuma Menonton

KAMIS, 21 JULI 2016 | 02:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Warga keturunan Tionghoa yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) diajak menjadi pelaku politik di Tanah Air agar bisa ikut meluruskan hal-hal yang kurang baik di tengah bangsa.

Ajakan itu disampaikan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, ketika menerima para tokoh PSMTI di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Jakarta, Rabu (20/7).

Tujuan kelompok warga itu menemui Zulkifli Hasan adalah untuk mengundang Ketua Umum PAN itu dalam acara yang akan mereka gelar di Batam, pada Oktober mendatang. Dalam acara yang rencananya digelar selama beberapa hari itu, PSMTI juga menjadwalkan Konferensi Marga-Marga Tionghoa se-ASEAN.


PSMTI mengundang Zulkifli Hasan datang ke acara itu untuk memberi pandangan tentang peran masyarakat Indonesia dalam jalinan kerja sama regional maupun global. PSMTI juga ingin agar para anggotanya mendapat "siraman" Sosialisasi Empat Pilar.

Zulkifli Hasan alias Zulhas sendiri langsung menyatakan siap memenuhi undangan itu. Sebelumnya dirinya sudah pernah menghadiri acara yang digelar oleh PSMTI.

"Bapak-bapak harus ikut dalam berpolitik. Bapak-bapak jangan hanya menonton," imbau Zulhas kepada delegasi PSMTI Itu.

Zulhas tegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang beragam, terdiri dari banyak agama, suku, dan golongan. Sikap saling menghargai satu dengan yang lain adalah sikap yang mesti ditunjukkan setiap warga negara.

"Jangan menyebar kebencian. Bila ada masalah harus dimusyawarahkan," tambahnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya