Berita

net

Bisnis

Masuk Ranking Enam Dunia, Telkom Ungguli China Telecom

RABU, 20 JULI 2016 | 16:26 WIB | LAPORAN:

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan bergengsi pada ajang 2015 Vision Awards Annual Report Competition, yaitu Platinum Award untuk industri Technology-I.T. Services, Peringkat 1 untuk Regional Top 80 Rank se Asia-Pacific, serta Peringkat 6 Dunia untuk Top 100 Worldwide Rank di semua kategori.

Vision Awards Annual Report Competition yang diselenggarakan oleh League of American Communications Professionals (LACP) ini merupakan kompetisi Annual Report terbesar tingkat dunia, yang pada tahun ini diikuti   1.000 perusahaan yang berasal dari 25 negara.

Kriteria penjurian terdiri dari first impression, report cover, letter to shareholders, report narrative, report financials, creativity, message clarity, dan information accessibility. Khusus dalam kategori industri Technology-I.T. Services Telkom menjadi satu-satunya peraih Platinum Awards menyisihkan perusahaan terkemuka dari berbagai negara seperti Hong Kong, Amerika, India, dan China.


"Telkom bangga atas penghargaan ini yang merupakan bentuk apresiasi atas penyajian Laporan Tahunan yang kami kemas dengan standar internasional. Laporan tahunan inilah yang dinilai sangat baik, kreatif, informatif, isi laporan yang lengkap dan terstruktur, serta memenuhi prinsip keterbukaan dan transparansi," kata Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga di Jakarta, Rabu (20/7).

Bagi Telkom, penghargaan ini menjadi motivasi melakukan inovasi dalam penyajian Laporan Tahunan perusahaan agar lebih menarik, informatif, lengkap dan terstruktur serta dapat dipertanggungjawabkan.

Beberapa perusahan dunia dari berbagai industri yang tercatat dalam Top 100 Worldwide Rank di antaranya adalah Daimler AG (peringkat 1), General Motors (peringkat 2), Telkom Indonesia (peringkat 6) dan China Telecom (peringkat 8). [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya