Berita

Nusantara

Menristek Dikti: Marwah Usakti Harus Dikembalikan

RABU, 20 JULI 2016 | 03:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Menristek Dikti), Muhammad Nasir, menyetujui proses belajar mengajar dan pangkalan data serta hibah penelitian bagi para dosen Universitas Trisakti tetap berjalan.

Hal itu dijamin Nasir meskipun Usakti tengah mengalami konflik antara pihak Universitas Trisakti dengan yayasan.

"Kita akan segera mencari solusi dari masalah dan konflik yang sedang terjadi supaya marwah Usakti dapat kembali dan kampus Usakti bisa bersaing untuk menuju Perguruan Tinggi kelas dunia," ujar Nasir saat melakukan audiensi dengan Senat Universitas Trisakti di kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (19/7).


Muhammad Nasir menegaskan bahwa Kemenristek Dikti siap menjadikan kampus Usakti menjadi Universitas Negeri dengan berbagai persyaratan seperti audit forensik, audit nilai aset serta audit proses pembelajaran.

Sementara itu, Ketua Senat Usakti, HA Prayitno, menjelaskan bahwa Kampus Trisakti telah siap melalui proses audit yang akan dilakukan oleh Kemenristekdikti. Karena pada dasarnya Usakti ini aset negara dan harus dikembalikan lagi kepada negara.

Seandainya Usakti dikembalikan pada negara dan menjadi Universitas Negeri, maka tidak akan membebani pemerintah karena memiliki intangible asset yang sangat besar yaitu para guru besar yang berjumlah 60, ribuan dosen dan staf pengajar serta karyawan. Usakti juga memiliki tangible asset yang saat ini bernilai lebih dari Rp 10 triliun berupa kampus dan tanah.

Sekretaris Senat Usakti, Dadan Umar Daihani, mengungkapkan bahwa proses "penegerian" ini sudah lama dan selama ini civitas akademika Usakti telah mampu mempertahankan proses belajar mengajar. Tetapi pihak yayasan berusaha mengganggu proses belajar mengajar mahasiswa Usakti dengan adanya pelantikan Rektor baru yang tidak sesuai dengan prosedur, yaitu dengan tidak melibatkan senat Universitas Trisakti.

Dadan mengharapkan dengan adanya pertemuan antara civitas akademika Usakti dengan Kemenristekdikti ini, kegiatan Tri Darma perguruan Tinggi di kampus Trisakti dapat berjalan seperti biasanya, begitu pula dengan penelitian yang dilakukan oleh dosen. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya