Berita

Politik

Komisi I Tetapkan Sembilan Anggota KPI 2016-2019

RABU, 20 JULI 2016 | 02:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Akhirnya, sembilan nama anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2016-2019 ditetapkan Komisi I DPR RI.

Sembilan nama anggota KPI baru itu adalah Nuning Rodiyah, Sudjarwanto Rahmat, Yuliandre Darwis, Ubaidillah, Dewi Setyarini, Obsatar Sinaga, Mayong Suryo, Hardly Stefano, dan Agung Suprio.

Penetapan sembilan nama tersebut dilakukan setelah Komisi I melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dan mendengar visi dan misi terhadap 27 calon anggota KPI secara maraton dua hari terakhir.


Komisi I DPR RI pun memutuskan melakukan pemungutan suara (voting) untuk memilih sembilan nama yang akan ditetapkan sebagai anggota KPI Pusat.

"Mereka yang terpilih ini adalah pilihan 10 fraksi di Komisi I DPR, dengan harapan mereka mampu bersinergi dan bekerja maksimal untuk mendukung dan mengawal konten penyiaran yang lebih berkualitas dan independen," kata Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari, usai pemilihan calon anggota KPI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/7).

Ia menambahkan, sembilan orang itu terpilih berdasarkan tiga kriteria yang ditetapkan DPR, yaitu integritas, wawasan dan kemampuan.

Kala pemungutan suara, total anggota Komisi I yang hadir adalah 54 orang. Pemungutan suara dilakukan secara tertutup. Masing-masing anggota Komisi I DPR RI memilih sembilan nama calon anggota.

"Dua diantaranya perempuan sebagai representasi keterwakilan perempuan," ujar Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Solo Raya ini.

Laporan terhadap penetapan sembilan nama ini akan disampaikan secara resmi dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan V Tahun Sidang 2015-2016 hari ini (Rabu, 20/7), sekaligus pengambilan keputusan untuk menetapkannya secara resmi untuk menjadi Komisioner KPI Periode 2016-2019. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya