Berita

rizal ramli/net

Politik

Rizal Ramli Dihadang Selebriti Salon

SELASA, 19 JULI 2016 | 05:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kepentingan besar sedang mencoba mendiskreditkan kebijakan Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli (RR).

Publik baru-baru ini dibuat terkejut dengan pernyataan musisi yang terkenal juga sebagai pendukung Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama (Ahok), Addie MS.

Melalui akun Twitter-nya @addiems, ia seolah menyudutkan Rizal Ramli dengan berkicau: "Ada yg bisa kasih aku pencerahan, apa karya dan prestasi menteri Rizal Ramli?".


Timbul persepsi bahwa pernyataan Addie MS itu berkaitan dengan perlawanan Ahok kepada pemerintah pusat, yang diwakili Rizal Ramli, terkait pembatalan reklamasi Pulau G di pantai utara Jakarta.

Pulau G itu sendiri digarap oleh perusahaan Agung Podomoro, perusahaan properti di mana kabarnya Addie MS menjalin kontrak kerjasama.

Rizal Ramli sendiri tampak sudah mengetahui soal kicauan Addie MS itu. Dalam imbauannya kepada rekan-rekannya di forum alumni ITB angkatan 73, Rizal sempat menyinggung persoalan yang memicu kemarahan para koleganya itu.

"Dalam banyak hal bukan hanya soal knowing. Tapi soal kepentingan," kata Rizal dalam pesan singkat yang beredar.

Menurutnya, kekuatan uang dan status quo berusaha menggempur habis-habisan dirinya dengan bantuan "selebriti salon".

"Kekuatan uang & status quo sedang menggempur habis2an RR dgn bantuan celebrity salon," ungkap Rizal.

"Mohon doa dan bantuan. Dari dulu kita percaya militansi dan keberpihakan pada rakyat bisa mengalahkan kekuatan uang dan neo fasis. Tks, salam perjuangan, RR," tulis Rizal.

Sebelumnya, pengamat politik, Muslim Arbi, menilai pernyataan Addie MS di Twitter itu adalah bentuk serangan ke Rizal Ramli dan kepentingan membela Agung Podomoro.

Ia juga menilai para pendukung Ahok sudah sangat kasar tanpa etika menyerang siapa saja yang berlawanan dengan idolanya. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya