Berita

ist

Hukum

Sanusi: Ariesman Mau Membantu Rp 2 M

SENIN, 18 JULI 2016 | 19:34 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua Fraksi Gerindra, Mohamad Sanusi pernah diwacanakan oleh partainya untuk menjadi bakal calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017 mendatang. Wacana menjadi Balon Gubernur dari partai Gerindra itu menjadi dalih Sanusi terjerat kasus korupsi.

Sanusi menjelaskan, untuk memuluskan langkahnya menjadi calon Gubernur dari partai Gerindra, dia meminta bantuan materil kepada Presdir PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan chairman PT Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma alias Aguan.

Sanusi mengatakan itu saat menjadi saksi terdakwa Ariesman dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pembahasan dua Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (18/7).


"Jadi seinget saya bicara panjang di kafe di Plaza Indonesia, di sana bicara tentang saya mau jadi Gubernur. Kemudian Pak Arisman menyampaikan kesedian membantu saya," ujar dia saat memberikan kesaksian.

Sanusi melanjutkan, bukan hanya sekali dia bertemu dengan Ariesman untuk membicarakan pencalonannya sebagai Gubernur. Ketua Komisi D DPRD DKI itu mengaku tiga kali bertemu dengan Ariesman untuk membicarakan bantuan materil. Bos Agung Sedayu juga pernah dimintai pertolongan untuk memuluskan langkah Sanusi menjadi Gubernur DKI.

"Saya merasa keyakinan juga, karena pak Arisman seorang pengusaha, jadi saya merasa ada celah menyampaikan itu, dan saya teman lama beliau, jadi saya sampaikan apa adanya," ujar Sanusi

Ariesman siap membantunya dengan memberikan dana segar senilai Rp. 2 Milyar.‎ Sanusi pun mengungkapkan, dana tersebut disetorkan oleh orang suruhan Ariesman yakni Trindanda Prihantoro.

‎"Jadi dibantulah.‎ Jadi pertemuan itu di kafe Pondok Indah itu, pak Ariesman bilang gue bantuinlah 2 (Rp. 2 Milyar), tapi nanti sama orang gw (Ariesman) yang nganter," ungkap Sanusi. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya