Berita

foto: reuters

Dunia

Penembakan Terhadap Polisi Terjadi Lagi Di AS, Dua Korban Tewas

MINGGU, 17 JULI 2016 | 23:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Penembakan terhadap petugas polisi di Amerika Serikat kembali terjadi.

Beberapa polisi di Baton Rouge, ibukota negara bagian Louisiana, dilaporkan mengalami penembakan pada pagi waktu setempat (Minggu, 17/7).

Demikian pernyataan resmi kepolisian dikutip Reuters. Sementara, pejabat daerah itu mengatakan kepada media massa bahwa dua di antara para korban telah tewas.


Jurubicara kepolisian setempat, Sersan Don Coppola, mengatakan, para petugas yang menjadi korban telah dibawa ke rumah sakit setempat. Dia mengaku tidak tahu separah apa cedera yang dialami rekan-rekannya. Ada kemungkinan Deputi Sheriff juga ikut menjadi korban.

Hingga berita ini dilaporkan, kepolisian belum bisa menangkap pelaku penembakan itu. Warga setempat juga diperingatkan untuk menjauh dari tempat kejadian.

Tragedi ini menambah kekhawatiran bertambahnya ketegangan antara aparat kepolisian dengan warga sipil di kota-kota di Amerika Serikat. Belakangan ini, Baton Rouge juga dilanda demonstrasi besar dari warga yang memprotes maraknya tindakan semena-mena polisi AS terhadap warga kulit hitam.

Pekan lalu (Kamis, 7/7), penembakan brutal terhadap polisi mewarnai demonstrasi "Black Lives Matter", di kota Dallas, Texas. Sedikitnya 11 petugas kepolisian yang sedang bertugas mengawal aksi massa menjadi korban, lima orang tewas.

Beberapa jam kemudian pelaku penembakan juga tewas dalam pengepungan aparat. Ia teridentifikasi bernama Micah Johnson (25), pemuda kulit hitam, mantan tentara AS dalam perang Afghanistan. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya