Berita

mayjen m. herindra/net

ANTISIPASI VAKSIN PALSU

Kopassus Berikan Vaksin Ulang Bagi Anak-anak Prajurit dan PNS

MINGGU, 17 JULI 2016 | 18:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat memutuskan akan memberikan vaksin ulang kepada anak-anak anggota militer dan PNS yang dikhawatirkan sebelumnya mendapatkan vaksi palsu.

Pemberian vaksin ulang akan dilakukan di Kantor Kesehatan Kopassus (KSA) di Jalan RA Fadhillah, Cijantung, Jakarta Timur, Senin pagi (18/7).

Menurut informasi yang disampaikan Kepala Penerangan Kopassus Letkol Joko Tri Hadi dalam keterangan kepada redaksi, Minggu sore (17/7), pemberian vaksin ulang akan dilakukan pada pukul 07.00 WIB.


Letkol Joko mengatakan, pihaknya khawatir ada anak-anak anggota militer dan PNS yang mendapatkan vaksin palsu dari 14 rumah sakit yang teridentifikasi menjual vaksin palsu.

Masih menurut Letkol Joko, pemberian vaksin ulang juga akan dihadiri Komandan Jenderal Kopassus Mayjen M. Herindra.

Sementara itu, hari Kamis lalu (14/7) Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan, pihaknya masih menginvestigasi dan mengumpulkan bukti mengenai 14 rumah sakit di wilayah Jabotabek yang diduga telah menjual vaksin palsu.

"Kalau mungkin masih berkembang dan ada tambahan akan kita kembangkan, dan kalau cukup bukti akan kita tegakkan hukum seperti yang diminta. Tak pandang bulu," tegasnya. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya