Berita

net

Dunia

KUDETA MILITER TURKI

Update: Sedikitnya 60 Orang Tewas, Istana Presiden Dibom

SABTU, 16 JULI 2016 | 11:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Turki memperbaharui data korban tewas dalam kekisruhan usaha kudeta yang dilakukan sekelompok tentara.

Dikutip dari RT, kantor kejaksaan negara itu mengumumkan bahwa sedikitnya sudah 60 orang dinyatakan tewas selama ketegangan dari Jumat malam sampai Sabtu dinihari waktu setempat.

Namun, lokasi dari 60 orang tewas itu tidak dijelaskan rinci. Sebelumnya, diberitakan bahwa 42 orang tewas di Ankara.


Situasi Ankara digambarkan sangat mencekam. Istana Presiden dijatuhi bom oleh salah satu pesawat yang dikendalikan militer pro-kudeta. Pesawat yang diduga F-16 itu menjatuhkan dua bom.

Banyak orang terluka dalam serangan itu. Sebelumnya, beredar gambar di Twitter, massa membentuk "perisai manusia" di sekitar pagar Kompleks Kepresidenan.

Setelah Deputi Perdana Menteri Turki, Mehmet Simsek, menegaskan bahwa upaya kudeta oleh sekelompok kecil militer telah gagal, insiden ledakan dan saling tembak masih terdengar di beberapa titik di Ankara dan Istanbul.

Di Istanbul, AP melaporkan, setidaknya 150 orang dirawat di Rumah Sakit Numune Haydarpasa. Sebelumnya, penyiar lokal NTV mengatakan bahwa setidaknya enam mayat diangkut ke rumah sakit yang sama.

Sedangkan para prajurit pro kudeta yang tersisa di Jembatan Bosporus dilaporkan telah menyerah.
[ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya