Berita

charles honoris/net

Pertahanan

Charles Honoris Minta Sutiyoso Dicopot Karena Dendam Pribadi

Diduga Takut Pamannya Samadikun Dimiskinkan
JUMAT, 15 JULI 2016 | 21:23 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Desakan anggota Komisi I DPR RI, Charles Honoris agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Sutiyoso selaku Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) beraroma tak sedap.

Praktisi Hukum, Muara Karta Simatupang bahkan menduga Charles memiliki dendam pribadi dengan Sutiyoso.

"Honoris diduga sakit hati karena pamannya, Samadikun Hartono ditangkap Sutiyoso setelah bertahun-tahun buron ke luar negeri," kata Karta dalam perbincangan di Jakarta, Jumat (15/7).


Dia menegaskan, kalau dugaannya benar, tidak sepantasnya Charles melontarkan pernyataan tersebut. Apalagi, Sutiyoso jelas berusaha sekeras mungkin untuk menangkap Samadikun.

"Penangkapan Samadikun itu prestasi bagus yang harus diapresiasi positif, bukan malah memaksa Jokowi untuk mencopot Sutiyoso," terang Karta.

Dugaan lainnya, Charles mengalami kepanikan setelah ada wacana untuk memiskinkan Samadikun.

"Asetnya kan mau disita negara. Secara manusiawi wajar ya, melihat pamannya yang koruptor ditangkap, walaupun salah ya dibela,” cetus Karta.

Pada 21 April 2016 lalu, Sutiyoso sukses membawa pulang terpidana kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Samadikun. Samadikun ditangkap otoritas China atas kerjasama yang dilakukan oleh BIN dengan pemerintah China.

Proses pemulangan Samadikun sendiri terbilang dramatis, karena Jokowi meminta Sutiyoso, yang ketika itu sedang mendampingi kunjungannya ke eropa untuk ‘mengekseskusi’ Samadikun dari China ke Indonesia. [sam]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya