Berita

tersangka vaksin palsu/net

Hukum

Kapolri Arahkan Penuntasan Kasus Vaksin Palsu

JUMAT, 15 JULI 2016 | 21:11 WIB | LAPORAN:

Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian memberikan arahan terkait penanganan kasus peredaran vaksin palsu.

"Prinsipnya penegakan hukum yang maksimal. Mereka yang terlibat harus diberikan sanksi hukum yang tegas,"' ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta (Jumat, 15/7).

Menurutnya, penyidik Bareskrim telah menetapkan 18 tersangka dari kasus tersebut. Jumlah tersangka diprediksi akan terus bertambah sesuai dengan fakta dan barang bukti yang ada.


"Hari ini sudah 18 sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan ini terus dikembangkan," kata Boy.

Pengembangan terus dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peredaran vaksin palsu yang dilakukan oleh para tersangka. Dalam rangka melakukan upaya pencegahan vaksin palsu yang diketahui sudah beredar sejak 2003 lalu.

"Kita ingin berkaitan peredaran vaksin bisa kita cegah. Itu kerja sama antara kepolisian dan Kemenkes dan BPOM," tegas Boy.

Sejauh ini, hasil penelusuran Tim Satgas Vaksin Palsu diketahui wilayah penyebarannya yakni di Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Kemudian di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Lampung.

Bareskrim Polri sendiri menemukan jumlah bayi yang diduga tersuntik vaksin palsu sebanyak 197 bayi. Ratusan bayi itu diduga tersuntik vaksin palsu dari sebuah klinik di wilayah Ciracas, Jakarta Timur yang salah satu bidannya bernama Monagu Elly Novita menjadi tersangka kasus ini. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya