Berita

basuki purnama/net

Nusantara

Ahok Belum Tahu Rencana Perbaikan Gedung DPRD DKI

JUMAT, 15 JULI 2016 | 12:54 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku tidak mengetahui soal pengajuan anggaran renovasi gedung dan toilet di DPRD DKI Jakarta.

Dirinya memastikan bahwa pengajuan tersebut adalah wewenang Sekretaris Dewan.

"Biasanya mereka (Sekwan) yang ajukan, makanya kami mesti cek. Kalau sampai dua tahun begitu berarti kan multi years," ungkap Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (15/7).


Mantan anggota DPR ini menduga anggaran tersebut merupakan bagian dari anggaran yang tiba-tiba muncul tanpa kejelasan. Karena itulah dia pernah bersikeras agar sistem anggaran menggunakan e-budgeting agar tidak ada lagi anggaran siluman yang masuk dalam APBD.

"Karena itu juga saya mulai berantem (dengan DPRD) di 2015, karena pengajuan e-budgeting," tambahnya.

Ahok sendiri mengakui banyak oknum yang bisa memainkan anggaran renovasi tersebut, termasuk di eksekutif.

"Oh penuh mark up di sana, kayak (pengadaan) truk sampah, semua banyak," lanjut Ahok.

Sebelumnya, Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD DKI Jakarta, Suprapto, membenarkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya memiliki rencana untuk mengajukan perbaikan beberapa instalasi yang perlu diperbaiki, seperti instalasi AC, listrik, dan plafon.

Suprapto juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengusulkan rehabilitasi terhadap gedung DPRD DKI pada tahun anggaran 2017.   

"Rehab berat diusulkan karena memang sudah banyak banyak kerusakan. Karena saling terkait (instalasinya) satu sama lain," katanya.  

Pada tahun 2011 ruang paripurna direnovasi dengan anggaran Rp 18,5 miliar. Kemudian untuk pemasangan layar digital dianggarkan Rp 4,1 miliar dan instalasi listrik senilai Rp 2,4 miliar.

Tidak sampai di situ, tahun 2012 kembali diusulkan rehab total yang menelan biaya Rp 180 miliar. Sebanyak Rp 80 miliar digunakan untuk tiga paket kegiatan yaitu penataan ruangan, perbaikan dinding luar gedung serta pergantian marmer dinding bagian dalam. Sedangkan, anggaran Rp 100 miliar untuk membangun jembatan penghubung gedung lama dengan gedung baru yang letaknya berdampingan dengan Gedung DPRD lama.

Kemudian tahun 2013 dianggarkan Rp 47 miliar untuk peremajaan ruang rapat komisi, badan, Sekwan dan perbaikan marmer luar gedung. Tahun 2014 lagi-lagi dianggarkan Rp 28 miliar untuk memperbaiki dinding toilet yang dinilai tidak layak pakai. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya