Berita

Bisnis

DEN Belum Sikapi Resmi Holding Energi

KAMIS, 14 JULI 2016 | 19:14 WIB | LAPORAN:

Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan belum memberikan sikap resmi atas rencana pembentukan holding BUMN Energi, terkait maraknya pemberitaan selama ini.

Anggota DEN Andang Bachtiar menjelaskan, pernyataan Tumiran sesama anggota DEN yang dimuat berbagai media selama ini bukan sikap resmi DEN. Menurutnya, sejak Sidang Paripurna DEN ke-III bersama Ketua DEN Presiden Joko Widodo 22 Juni lalu belum ada lagi rapat anggota yang membahas apalagi mengeluarkan pernyataan resmi tentang permasalahan energi strategis.

"Termasuk tentang holding BUMN bidang energi," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/7).


Menurut Andang, setiap anggota DEN secara pribadi boleh saja memberi masukan atau mengkritisi seputar energi Indonesia. Namun, DEN tentu saja tidak bisa menolak apalagi bertentangan dengan kebijakan pemerintah. Dalam konteks inilah, dia mengimbau media massa tidak memutarbalikkan fakta tersebut. Apalagi, Tumiran pernah mengatakan tidak pernah menyebut pernyatannya kpada media sebagai kesimpulan DEN.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa medianya yang melintir-melintir," jelas Andang.

Sementara itu, Tumiran sendiri mengaku bahwa pernyataannya di media massa sama sekali bukan sikap resmi DEN.

"Itu bukan sikap DEN. Karena sikap DEN bersifat kolegial yang harus diputuskan melalui rapat," ujarnya.

Tumiran bahkan heran dengan masifnya pemberitaan yang memuat pernyataannya soal rencana pembentukan BUMN energi. Apalagi, dia merasa hanya satu kali diwawancarai sebuah media online bulan lalu. Memang, dirinya pernah menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Namun, diakui bahwa pernyataan yang disampaikannya dalam diskusi sangat biasa. Jauh berbeda dengan yang dimuat di media massa yang justru terkesan sangat bombastis.

Selain itu, menurutnya, tidak semua yang dimuat di media adalah benar. Selain terdapat pernyataannya yang dikutip secara tidak utuh oleh media, ada juga yang sama sekali bukan pernyataan Tumiran namun ditulis seakan-akan merupakan pendapatnya. Misalnya saja pernyataan soal holding BUMN energi akan menguntungkan trader gas.

"Saya tidak tahu, itu bukan pernyataan saya. Saya juga tidak tahu siapa yang memutarbalikkan itu," urainya.

Itu sebabnya, Tumiran merasa seolah-olah terdapat grand design yakni kepentingan yang menunggangi media massa dengan memanfaatkan dirinya sebagai anggota DEN.

Tumiran pun meluruskan bahwa dirinya bukan tidak mendukung apalagi menolak holding BUMN energi. Hanya saja, memang perlu dipersiapkan dengan baik dan kehati-hatian. Misalnya dengan membenahi terlebih dahulu tata kelola migas. Selain itu, mengacu pada Undang-Undang Energi, seharusnya gas harus menjadi modal pembangunan nasional. Artinya dengan orientasi ekspor dikurangi, pendistribusian untuk kepentingan masyarakat, hilirisasi harus berjalan optimal, serta percepatan pembangunan infrastruktur.

"Saya hanya mengingatkan bahwa pembentukan holding harus mendukung energi menjadi modal pembangunan. Itu yang saya maksud dengan kehati-hatian," jelasnya. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya