Berita

foto :net

Hukum

Sprindik Baru Kasus Reklamasi Jakarta Sasar Anggota DPRD Lain

KAMIS, 14 JULI 2016 | 18:41 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo memastikan penyidik akan mendalami fakta-fakta yang terungkap di persidangan terdakwa Presdir PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dari fakta di persidangan tersebut, menurut Agus, secara bertahap akan didalami mengenai dugaan keterlibatan anggota DPRD DKI Jakarta lainnya.

"Secara bertahap bukan hanya Sanusi, rangkaian lain juga. Kan saya waktu itu ngomong puzzel-nya perlu digabung-gabungkan," ujar Agus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (14/7)


Menurut Agus dari fakta persidangan tersebut akan merujuk adanya penyelidikan dan penyidikan baru. Ia memastikan penyelidikan baru itu akan berjalan dalam waktu dekat.

"Nanti dari persidangan itu pastilah kita mengembangkan, bisa saja dalam waktu yang tidak terlalu lama kasusnya ada surat penyelidikan baru bahkan mungkin penyidikan baru," urai Agus.

Sebelumnya, dalam persidangan Presdir PT APL, Ariesman Widjaja di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/7) kemarin terungkap bahwa Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi ikut berperan dalam proses percepatan pembahasan Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta.

Keterlibatan Prasetio terungkap saat Jaksa KPK membeberkan transkip rekaman pembicaraan Sanusi, tersangka kasus dugaan suap pembahasan Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta, dengan Manajer Perizinan Agung Sedayu Group, Saiful Zuhri alias Pupung pada 17 Maret 2016 lalu.

"Gini Bang, jadi kalau misalnya nanti jam 14.00 lewat tidak ada apa-apa, saya lapor bos (Aguan), supaya dia bisa tekan Pak Prasetio lagi,"
kata Pupung kepada Sanusi, dalam rekaman percakapan yang diperdengarkan di Pengadilan Tipikor.

Dalam transkip rekaman tersebut, Prasetyo diduga tidak memberikan imbalan yang diberikan pengembang secara keseluruhan. Imbalan tersebut diperuntukkan bagi sejumlah anggota DPRD DKI agar bisa menghadiri rapat pengambilan keputusan terkait Raperda reklamasi pantai utara Jakarta.

"Iya, itu kan sebenarnya ngebaginya benar-benar kacau balau deh dia (Prasetio),
makannya kebanyakan. Maksud gue, banyak banget bukan kebanyakan, ngerti enggak lo, kayak enggak ada tempat lain," kata Sanusi kepada Pupung dalam rekaman percakapan.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya