Berita

ist

Hukum

Presiden Minta Kapolri Baru Fokus Dua Hal Ini

RABU, 13 JULI 2016 | 17:46 WIB | LAPORAN:


RMOL.
Presiden Joko Widodo meminta Kapolri yang baru dilantik, Jenderal tito Karnavian untuk fokus pada soliditas internal dan reformasi Polri secara menyeluruh.

Menurutnya, hanya dengan kekompakan, Polri akan memiliki fondasi yang kokoh dan kuat dalam menjalankan tugas negara.

"Saya minta Saudara untuk fokus pada dua hal. Pertama, jaga persatuan, kekompakan, soliditas internal Polri. Kedua, lakukan reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (13/7).

"Saya minta Saudara untuk fokus pada dua hal. Pertama, jaga persatuan, kekompakan, soliditas internal Polri. Kedua, lakukan reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (13/7).

Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa dirinya menginginkan reformasi Polri dilakukan secara konkret dan terlihat nyata dalam wajah pelayanan Polri kepada masyarakat. Kualitas pelayanan yang diberikan Polri kepada masyarakat menjadi hal yang pertama kali diminta Presiden Joko Widodo untuk lebih ditingkatkan.

"Perbaiki kualitas pelayanan pada masyarakat sehingga lebih mudah, sederhana, tidak berbelit-belit, bebas pungli, dan dengan prosedur yang jelas," terang dia.

Lebih lanjut, permasalahan penegakan hukum yang terjadi di Indonesia juga diminta untuk dihilangkan oleh Presiden Joko Widodo. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat Indonesia mendapatkan keadilan dan kepastian hukum yang sama.

"Berantas dengan tegas praktek-praktek mafia hukum, makelar kasus di kepolisian. Perkuat profesionalisme dalam penegakan hukum sehingga dapat menjamin kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat. Beri pengayoman dan perlindungan yang setara kepada semua warga bangsa yang beragam. Polri harus mampu menjadi perekat kebhinnekaan, penjaga toleransi, serta memperkuat persatuan Indonesia," tegasnya.

Selain itu, Presiden juga menginstruksikan kepada jajaran Polri agar bersinergi dengan institusi pemerintah yang lain sehingga mampu mencegah dan mendeteksi dini setiap potensi kerawanan yang ada, utamanya ancaman terorisme dan narkoba.

Mengakhiri sambutannya, Presiden mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Polisi Badrodin Haiti yang telah mengemban tugas sebagai Kapolri mulai 17 April 2015 hingga selesainya masa tugas pada hari ini.

"Kepada Jenderal Polisi Badrodin Haiti, saya ucapkan terima kasih atas pengabdian Saudara kepada Bangsa dan Negara. Untuk Kapolri yang baru, sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas. Bekerjalah dengan baik dan penuh amanah," tutupnya.

Acara pelantikan Kapolri yang baru kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada Tito Karnavian dari sejumlah pejabat yang hadir.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, dan sejumlah pejabat publik lainnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya