Berita

Politik

‎Presiden Butuh Staf Khusus, Penunjukan Diaz Diapresiasi

RABU, 13 JULI 2016 | 12:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Keputusan Presiden Joko Widodo mengangkat Diaz Hendropriyono sebagai staf khusus layak dihormati dan diapresiasi.

"Saya kira, Diaz dan juga Gories Mere sama-sama memiliki kompetensi di bidangnya untuk membantu presiden. Kalau ada kritik publik itu hal biasa", ujar pengamat politik Mohamad Ikhsan Tualeka dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (13/7).

Selain bentuk kepercayaan terhadap anak muda, sebut dia, Diaz punya kompetensi, networking yang luas dan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan pos baru yang ditempatinya.


Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebut anak ketiga dari tokoh intelijen nasional AM Hendropriyono itu sudah diangkat Presiden Jokowi sebagai staf khusus bersamaan dengan tokoh intelijen Polri, Komjen (Purn) Gories Mere.

Diaz mengisi posisi staf khusus bidang sosial sementara Gories mengisi posisi staf khusus bidang intelijen dan keamanan.

Tualeka mengatakan dalam menjalankan tugas Presiden memang perlu dibantu sejumlah staf. Keberadaan staf juga menjadi semacam support system guna mendukung tugas-tugas kepresidenan.

"Keberadaan staf khusus sudah menjadi kebutuhan, di berbagai negara staf khusus presiden adalah lumrah, bahkan cenderung banyak. Presiden SBY bahkan dibantu 11 orang Staf Khusus, mencakup berbagai bidang," papar.

Aprsiasi juga disampaikan DPD KNPI DKI Jakarta. Ketua DPD KNPI DKI Gusti Arief menyebut penunjukkan Diaz merupakan bukti anak muda punya kualitas.

Menurutnya, diangkatnya Diaz membuktikan bahwa peran pemuda sudah mulai dipercaya bahkan bisa menduduki posisi di lingkungan istana.

"Presiden Jokowi tidak salah dalam mengambil keputusan, karena saya rasa sudah melalui berbagai aspek dasar dan rekam jejak Diaz Hendropriyono," ujar Gusti yang pernah tergabung di Relawan Kawan Jokowi

"Semua bisa dicek riwayat dan rekam jejaknya, dengan hadirnya Diaz Hendropriyono saya berharap aspirasi pemuda secara nasional dapat terserap dengan baik utk masukan ke Presiden Jokowi dan ini merupakan pembaharuan di lingkungan istana dengan semangat pemuda. Selamat bekerja Diaz," ujar Gusti.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya