Berita

Hukum

Terbukti, Masyarakat Ibu Kota Hobi Melanggar Lalu Lintas

KAMIS, 07 JULI 2016 | 21:16 WIB | LAPORAN:

RMOL. Lengangnya jalanan Ibu Kota kerap dimanfaatkan pengguna jalan raya untuk tidak disiplin dan melanggar peraturan lalu lintas.

Hingga hari ke tujuh operasi Ramadaniya Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ), Rabu (6/7), tercatat ada 9.782 kasus penindakan pelanggaran (Dakgar) dan 14.522 teguran yang diberikan petugas.

"Kebanyakan kendaraan pribadi dan pengguna sepeda motor," ujar Kabid Humas PMJ, Komisaris Besar Awi Setiyono, Kamis (7/7).


Rinciannya, sebanyak 6.894 kasus pelanggaran dilakukan pengendara sepeda motor. Sedangkan, untuk kendaraan pribadi, ada 1.162 kasus.

Sementara itu, untuk kendaraan umum seperti bus, mikrolet, metro mini dan taksi tercatat 1.362 kasus. Sedangkan kendaraan barang mencapai 373 kasus.

Untuk hari pertama libur lebaran Rabu (6/7) kemarin, tercatat ada 394 kendaraan yang ditilang. Dari angka tersebut, ada 113 kasus pelanggaran SIM dan 278 kasus STNK. Selain itu, ada 1.266 teguran dan 394 barang bukti yang disita.

"Untuk jenis kendaraan yang melanggar, totalnya berjumlah 394 unit. Masih didominasi kendaraan pribadi, 22 kasus dan sepeda motor 328 kasus," papar Awi.

Tak hanya itu, selama tujuh hari pelaksanaan operasi Ramadiniyah, ada 68 kasus kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban 78 orang. Diantaranya, delapan orang meninggal dunia, 29 orang luka berat dan 41 lainnya luka ringan.

Dalam operasi yang digelar sejak 30 Juni hingga 15 Juli mendatang ini, PMJ mengerahkan sekitar 6.339 personel.

Sedangkan sisanya merupakan unsur gabungan dari kepolisian sektor, kepolisian resor, TNI, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya