Berita

Aksi Bom Di Madinah Mau Provokasi Umat Islam, Tapi Tak Akan Berhasil

SELASA, 05 JULI 2016 | 07:26 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Ketua Umum PPP Djan Faridz mengutuk keras aksi bom bunuh diri tiga kota di Arab Saudi, khususnya di kota suci Madinah Al Munawwarah.

Aksi biadab tersebut sengaja memprovokasi umat Islam yang tengah khusyuk menjalankan ibadah di bulan Suci Ramadhan menjelang perayaan Idul Fitri 1437 H.

"Partai Persatuan Pembangunan mengutuk keras aksi biadab yang mengusik hati nurani dan rasa perikemanusiaan ini," ucap Djan Faridz (Selasa, 5/7).


Menurut laporan Al Arabiya, salah satu serangan terjadi di dekat petugas keamanan di lapangan parkir Masjid Nabawi, masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad. Ledakan tersebut terjadi sesaat setelah adzan maghrib berkumandang, ketika umat muslim berbuka puasa. Pada bulan Ramadan, Masjid Nabawi memang selalu dipenuhi jamaah yang ingin beribadah.

Selain di Madinah, bom juga mengguncang Kota Jeddah dan Qatif.

Menurut Djan Faridz, Agama manapun di dunia ini tidak ada yang mengajarkan umatnya untuk melakukan aksi biadab terorisme.

Aksi pengeboman memberi pesan jelas memprovokasi dan menebar kebencian kepada khususnya Umat Islam di seluruh dunia. Untuk itu dipilih tempat paling suci bagi umat Islam di bulan paling suci yaitu Ramadhan menjelang hari kemenangan Idul Fitri.

"Saya yakin upaya provokasi tersebut tidak akan berhasil," tegas mantan Menteri Perumahan Rakyat ini.

Djan melanjutkan, Ukhwah Islamiyah dan Ukhwah Basyariah justru akan semakin kuat dengan adanya aksi teror ini.

"Kami menghimbau agar Seluruh umat Islam di dunia khususnya di Indonesia agar tetap tenang dan menjaga persatuan serta tidak terpengaruh upaya-upaya provokasi yang berpretensi mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa," ungkapnya.

Kepada para tokoh masyarakat dan Pemerintah, dia juga mengingatkan, agar tidak mengeluarkan pernyataan yang kontra produktif dan provokatif yang berpotensi mengganggu kekhusyu'an umat Islam pasca bom Madinah menjelang perayaan Idul Fitri.

"Mari kita doakan bersama agar para korban terorisme diberi kesabaran dan ketabahan. Diterima amal baiknya serta diampuni segala dosanya serta bagi yang meninggal dunia diterima sebagai syahid," pungkas Djan Faridz. [zul]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

SWSI Soroti Kasus Febrie dan Ucapan Hotman, Tekankan Integritas Hukum serta Kebebasan Pers

Senin, 20 Juli 2026 | 08:13

Erdogan Ucapkan Selamat kepada Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:57

Pos Indonesia Gagal Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,12 Miliar

Senin, 20 Juli 2026 | 07:45

Basis Pajak Lemah, Pemerintah Disarankan Turunkan Target dan Incar Sektor SPPG

Senin, 20 Juli 2026 | 07:26

Raja Felipe dan Keluarga Kerajaan Rayakan Kemenangan Timnas Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 | 07:03

Kawal Distribusi BBM

Senin, 20 Juli 2026 | 06:49

Menyambut Keruntuhan UUD 2002

Senin, 20 Juli 2026 | 06:20

Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Kembali Normal di Sumut

Senin, 20 Juli 2026 | 05:59

Gerakan Minum Susu jadi Perjuangan Bersama Sukseskan MBG

Senin, 20 Juli 2026 | 05:43

Membaca Kembali Doktrin AH Nasution

Senin, 20 Juli 2026 | 05:29

Selengkapnya