Berita

Bisnis

PKB Lepas 1.000 Peserta Mudik Gratis

JUMAT, 01 JULI 2016 | 20:30 WIB | LAPORAN:

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali memfasilitasi ribuan umat muslim yang hendak bersilaturahmi ke kampung halamannya di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) melalui program "Mudik Bareng PKB".

Ketua Fraksi-PKB DPR, Hj Ida Fauziah menjelaskan, program Mudik Bareng ini sudah dilakukan sebanyak lima kali berturut-turut dan sukses.

"Kita sangat berharap program Mudik Bareng PKB kali ini kembali dapat membantu saudara-saudara kita yang ingin bersilaturahim ke kampung halaman terwujud," kata Ida Fauziah, sebelum melepas rombongan jamaah mudik di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Timur, Jumat (1/7).


Menurut Ida, kali ini DPP PKB memberangkatkan 17 bus menuju wilayah Jateng dan Jatim. Dengan diikuti 1.000 jamaah mudik dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Saya juga berharap ribuan jamaah ini dapat saling bersilaturahim di dalam bus. Mengikat persaudaraan satu dengan lainnya. Dengan begitu, program Mudik Bareng PKB menjadi berkah karena kita saling mengikat persaudaraan," ujarnya.

Ida berpesan kepada para sopir bus untuk selalu berhati-hati di jalan. Kecepatan memang penting, namun keselamatan dan ketepatan jauh lebih penting.

"Pak sopir saya titip para jamaah mudik, jangan ugal-ugalan di jalan. Kalau ngantuk lebih baik istirahat, atau diganti dengan sopir cadangan," tegasnya.

Ida menitipkan salam hangat dan permintaan maaf dari Ketua Umum (Ketum) DPP PKB H Abdul Muhaimin Iskandar karena tidak dapat hadir menemani jamaah mudik. Namun, Ketum berpesan agar para sopir berhati-hati membawa penumpang dan tidak ugal-ugalan.

"Ketum PKB menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf karena tidak dapat hadir. Beliau saat ini tengah menjalani ibadah umroh," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor DPP PKB Mukhlisin Erce meminta maaf kepada para jamaah mudik yang tidak kebagian tiket Mudik Bareng PKB karena pendaftaran mudik bareng kali ini diubah dengan menggunakan system online.

"Pendaftaran kita bukan melalui online dan lebih ketat. Hal itu terpaksa dilakukan karena pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Para pemudik yang sudah mendaftar manual seenaknya saja membatalkan keberangkatan, padahal kita sudah sediakan bangku kosong. Sehingga di hari H keberangkatan banyak bangku kosong," katanya.

Untungnya, kata Mukhlisin, masyarakat sudah tidak asing dengan pendaftaran online. Hal itu terbukti, dalam waktu dua hari sudah penuh.

"Mereka yang telah mendaftar melalui online kita kasih waktu dua hari ini menyerahkan berkas. Bagi mereka yang tidak menyerahkan berkas, kita ganti dengan urutan di bawahnya," kata dia.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya