Berita

Bisnis

Badan Pangan Nasional Harus Terbentuk Setelah Lebaran

JUMAT, 01 JULI 2016 | 09:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota DPD RI Dailami Firdaus meminta pemerintah segera membentuk Badan Pangan Nasional. Badan ini sangat diperlukan agar segala permasalahan pangan di Indonesia bisa terselesaikan.

"Saya mendesak agar setelah hari raya Idul Fitri tahun ini Badan Pangan Nasional sudah terbentuk," kata dia kepada redaksi, Jumat (1/7).

Menurut senator asal Jakarta ini, Badan Pangan Nasional bisa menjadi solusi atas lonjakan harga pangan yang terus berulang di Tanah Air. Kehadiran badan ini akan mengintegrasikan kebijakan pangan di Indonesia yang saat ini masih parsial dan tidak jelas.


"Jangan selalu berdalih ada mafia pangan. Justru dengan terbentuknya Badan Pangan Nasional, mafia-mafia pangan tidak akan bisa bermain lagi," katanya.

Dia pun mengingatkan bahwa kehadiran Badan Pangan Nasional adalah amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan. Dia juga mengingatkan seharusnya pemerintah sudah membentuk lembaga ini sejak 17 November 2015.

"Jangan biarkan masalah pangan berlarut-larut. Ingat loh, ini adalah amanah undang-undang, dan jangan sampai pemerintahan Jokowi-JK melalaikan amanah undang-undang, yang akhirnya berakibat pada pelangaran konstitusi," papar Bang Dailami, demikian Dailami Firdaus disapa.

Dailami menambahkan lembaga ini harus diisi orang tepat dan kompeten di bidang pangan.  Dengan begitu terbentuknya lembaga ini tidak menimbulkan masalah baru.

"Ingat, masalah pangan adalah masalah hajat hidup orang banyak. Pemerintah harus serius dan jangan mengangap enteng," tutup Bang Dailami.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya