Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Bambu Rangkas Bitung Diminati Senegal, Korea, dan Tiongkok

KAMIS, 30 JUNI 2016 | 04:41 WIB | LAPORAN:

RMOL. Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM), kembali  melakukan ekspor produk furnitur dan bambu hasil UKM binaannya ke tiga negar berbeda.

Kali ini, ekspor dilakukan serentak ke tiga negara, Senegal, Korea Selatan dan Tiongkok.

"Kamis besok kita ekspor produk bambu berupa furnitur dan handicraft ke Senegal, Korea (Selatan) dan China (Tiongkok)," ujar Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi kepada wartawan, Rabu (29/6).


Dia menjelaskan, bambu tersebut adalah hasil produksi Shaniqua Bamboo, UKM binaan LLP-Smesco di Rangkasbitung, Banten.

Seperti apa keunggulan bambu asal Banten tersebut?

Menurut Zabadi, produk furnitur dari bambu tersebut merupakan hasil handmade alias kerajinan tangan.

"Jadi bukan karena mass product. Sehingga, produk furnitur bambu kita lebih elegan dan berkualitas dibanding produk sejenis dari negara lain yang hasil pabrikan," paparnya.

Sebelumnya, kata Zabadi, ekspor bambu dari UKM binaan yang sama telah lebih dahulu dipasarkan ke Jerman, Januari lalu.

Hal itu, merupakan langkah positif untuk masuk ke pasar Eropa dan dunia.

"Ini entry point produk UKM masuk ke pasar Eropa dan dunia. Januari lalu, kiya ekspor bambu juga ke Jerman," tutur Zabadi.

Selain bambu, pihak LLP-Smesco juga mengekspor biji kopi (green bean) arabika asal Mandailing Medan dan Aceh Gayo dan keripik dari berbagai produk UKM asal Malang, Jawa Timur.

Ketiga produk tersebut akan diekspor masing-masing satu kontener uluran 40 feet.

"Kalau kopi dan keripik sampelnya dulu. Nanti setelah lebaran (Idul Fitri) baru diekspor satu kontener," pungkasnya. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya