Berita

net

Bisnis

Bank BUMN Wajib Fasilitasi Nelayan Lokal

RABU, 29 JUNI 2016 | 21:49 WIB | LAPORAN:

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno diminta menginstruksikan perbankan plat merah agar memberikan fasilitas kredit kepada pengusaha perikanan nasional. Dalam rangka meningkatkan potensi perikanan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Peningkatan potensi itu juga untuk menjamin wilayah kedaulatan NKRI dari penguasaan negara lain.

"Tapi (pengusaha perikanan) betul-betul lokal dan nasional. Bukan nasional ecek-ecek tapi di belakangnya asing. Agar difasilitasi bantuan modal kerja lewat bank BUMN," jelas Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli usai rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/6).

Menurutnya, pemberian fasilitas kredit bertujuan memberikan kesempatan pengusaha lokal bidang perikanan untuk berinvestasi. Selain itu juga untuk meningkatkan kapasitas tangkapan lokal yang saat ini baru sembilan persen dari potensi perikanan tangkap di Natuna.


Ke depan, Rizal memastikan bahwa pemerintah tidak kembali ke rezim lama, yakni penangkapan ikan oleh kapal-kapal asing yang memakai bendera Indonesia.

"Kita ingin armada penangkapan ikan nasional dan lokal diberikan kesempatan untuk menangkap di situ. Diberikan kesempatan, difasilitasi kredit supaya kapasitas tangkap yang hanya sembilan persen bisa ditingkatkan dalam waktu singkat," tegasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menyampaikan rencana pengembangan industri perikanan dan migas di Kabupaten Natuna. Menyusul memanasnya ketegangan di Laut China Selatan pasca insiden penembakan kapal nelayan Tiongkok yang memasuki wilayah tersebut oleh aparat Indonesia. Jokowi mengakui bahwa selama ini sektor kelautan dan perikanan di Natuna belum dikembangkan dengan baik, yakni hanya 8,9 persen potensi perikanan. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya