Berita

net

Bisnis

BI: Waspadai Dampak Lanjutan Brexit

MINGGU, 26 JUNI 2016 | 19:20 WIB | LAPORAN:

Bank Indonesia mengingatkan dampak lanjutan yang harus diwaspadai dari keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Potensi terganggunya kerja sama perdagangan antara dua pihak tersebut juga bisa berpengaruh terhadap kinerja ekspor Indonesia.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan, pangsa ekspor Indonesia ke Eropa, kecuali ke Inggris, cukup besar yakni mencapai 11,4 persen dengan mayoritas ekspor bahan baku dan mentah.

"Bank Indonesia akan terus mencermati potensi risiko yang muncul dari hasil referendum di Inggris," ujarnya Tirta dalam pernyataan pers, Minggu (26/6).


Dia menjelaskan, untuk dampak jangka menengah, BI melihat dampak Brexit terhadap kinerja perdagangan, pasar keuangan dan investasi yang akan terbatas.

Untuk investasi, dalam lima tahun terakhir, pangsa penanaman modal asing langsung dari Inggris terhadap total penanaman modal asing di Indonesia tercatat di bawah 10 persen. Begitu juga dengan yang terjadi di pasar keuangan.

Pada Jumat sore (24/6) setelah hasil referendum yang menegaskan keputusan Brexit, rupiah menurut kurs tengah BI berada di Rp 13.296 per USD, melemah namun tidak signifikan dibanding hari sebelumnya sebesar Rp 13.265. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia juga sempat melemah pada siang harinya namun mampu rebound sebelum penutupan pasar. Tercatat, IHSG melemah 39,74 poin atau 0,81 persen menjadi 4.834,56.

"Di pasar uang dan pasar saham Indonesia terdapat koreksi yang relatif terbatas, terutama apabila dibandingkan dengan koreksi di negara-negara lain seperti India, Thailand dan Korea Selatan," ujar Tirta.

Sedangkan, dari sisi fundamen ekonomi, BI menilai ketahanan cukup terjaga. Tercermin dari laju inflasi yang rendah, defisit transaksi berjalan yang terkendali, dan nilai tukar rupiah relatif stabil. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya