Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Daging Sapi Impor Penugasan Kemendag Berdatangan Lewat Udara

JUMAT, 24 JUNI 2016 | 16:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perusahaan daging sapi impor PT. Impexindo Pratama terus membantu pemerintah meningkatkan stok daging sapi di Indonesia dengan impor dari Australia.

General Manajer PT Impexindo Pratama, Fenny, mengatakan, penambahan stok itu merupakan langkah serius perusahaannya untuk membantu pemerintah menekan harga daging yang masih bergejolak.

"Ini merupakan upaya kami dalam membantu pemerintah untuk menekan harga daging hingga menjadi di bawah Rp 80 ribu per kilogram, makanya kami langsung mengirim dari Australia dengan menggunakan pesawat," kata Fenny, dalam keterangan persnya.


Fenny sendiri telah meninjau langsung masuknya daging dari pesawat ke terminal di Terminal Cargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dua hari lalu (Rabu, 21/6). Menurutnya, stok daging sapi yang ditambah melalui angkutan udara sekitar 36 ton. Daging akan langsung dikirim ke pasar setelah melalui proses pemeriksaan dari Bea dan Cukai serta Badan Karantina Kesehatan Hewan.

"36 ton daging ini akan dikeluarkan secara bertahap sebelum dikirim seluruhnya ke pasar," ujar Fenny.

Fenny juga mengatakan bahwa pengiriman daging akan dilakukan melalui jalur laut. Ada sekitar 16 kontainer dengan masing-masing berat 20 ton daging yang siap dikirim pada minggu depan.

"Kami akan terus menambah stok daging hingga lebaran nanti," kata Fenny.

Dari data yang dipegangnya, antusiasme masyarakat terhadap penjualan daging dengan harga Rp 79 ribu per kilogram untuk daging khas, dan Rp 60 ribu per kilogram untuk daging berlemak, terdata cukup tinggi. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya