Berita

otto hasibuan/net

Hukum

Otto Desak Kapolri Turun Tangan Tuntaskan Kasus Penembakan Anggota Peradi

RABU, 22 JUNI 2016 | 22:57 WIB | LAPORAN:

Pihak kepolisian, utamanya Polres Jakarta Utara harus bergerak cepat mengusut tuntas kasus penembakan yang menimpa advokat dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Ardian Rizaldi di depan kantornya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (15/6).

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Dewan Pembina Peradi, Otto Hasibuan, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (22/6).

Penembakan tersebut diduga dilakukan oleh Hartono alias Atong. ‎Dugaan lainnya, Ardian ditembak gara-gara perkara sengketa rumah di Batam, Kepulauan Riau, yang tengah ditanganinya.


Di mata Otto, kekerasan terhadap advokat dalam menjalankan profesinya tidak bisa dibiarkan. Kepolisian harus bertindak tegas tanpa pandang bulu.‎ Peradi, lanjut dia, tidak mentolerir sedikitpun kekerasan terhadap advokat.

"Karena itu kami secara organisatoris datang menemui Kapolres Jakarta Utara untuk mempertanyakan kasus Ardian  Rizaldi, apalagi dia salah seorang pengurus DPN Peradi dan pelaku penembak advokat itu  masih  buron,” ungkap Otto.

Penasehat Hukum Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli ini juga meminta Kapolri untuk turun tangan langsung guna mengusut kasus ini secara tuntas. Dia juga harus memerintahkan seluruh aparat kepolisian untuk memburu dan menangkap tersangka pelaku penembakan itu.

"Kami minta kapolri untuk turun tangan dan memberikan perhatian serius soal ini. Saya serukan kepada semua advokat indonesia untuk bersatu dan tidak takut kepada ancaman ini dan menuntut keadilan,” tegas Otto.

Ardian Ramandha Rizaldi seorang advokat anggota Perhimpunan Advokat Indonesia yang menjadi  korban tembak terkait  kasus yang tengah ditanganinya. Sebelum ditembak, korban mendapat telepon dari pelaku penembakan yang diketahui bernama Hartono alias Atong.

Menurut Julius Rizaldi, advokat senior petinggi Peradi yang juga ayah kandung Ardian, menceritakan bahwa kejadian penembakan tersebut oleh saudara kandung dari klien Ardian terkait perkara sengketa rumah di Batam, Kepulauan Riau.‎ [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya