Berita

net

Bisnis

Kembangkan Wilayah Baru, PGN Rampungkan Pipa Gas Pasuruan

RABU, 22 JUNI 2016 | 21:06 WIB | LAPORAN:

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk kembali menambah infrastruktur jaringan pipa gas buminya. Kali ini, proyek pipa gas di wilayah Kejayan-Purwosari, Pasuruan bagian barat, Jawa Timur telah selesai dibangun dan siap memasok gas bumi ke masyarakat.

Direktur PGN Dilo Seno Widagdo mengatakan, setelah proyek pipa gas di Jetis-Ploso yang melintasi Mojokerto hingga Jombang sepanjang 27 kilometer (km) selesai dibangun, kali ini PGN kembali menyelesaikan proyek pipa gas bumi di wilayah Kejayan-Purwosari di Pasuruan sepanjang 15 km.

"Kami akan terus melakukan pioneering atau membuka pasar baru dengan pembangunan pipa gas bumi di wilayah-wilayah baru. Di wilayah Pasuruan, Mojokerto, Jombang maupun wilayah Jawa Timur lainnya adalah kawasan yang akan terus dikembangkan sehingga semakin banyak industri, usaha komersial, UKM dan rumah tangga yang menikmati energi baik gas bumi," jelas Dilo di Jakarta, Rabu (22/6).


Menurutnya, selama ini PGN menjadi badan usaha di bidang gas bumi yang paling komitmen membuka pasar baru pengguna gas bumi dengan membangun infrastrukur pipa gas bumi.

"PGN selalu menjadi pioneer dalam membuka wilayah baru dengan membangun infrastruktur gas bumi," kata Dilo.

Area Head PGN Pasuruan Agus Mustofa Hadi menambahkan, pasokan gas bumi dari ruas pipa Kejayan-Purwosari selain mengalirkan gas bumi ke industri dan komersial nantinya juga akan memasok gas bumi ke pelanggan usaha kecil menengah hingga rumah tangga.

"Kami membangun pipa gas bumi memang ditujukan untuk berbagai segmen pelanggan. Mulai dari industri juga ke usaha komersil seperti hotel, restoran bahkan ke mal, usaha kecil menengah, rumah tangga, dan pembangkit listrik," jelasnya.

Agus mengungkapkan, pipa gas Kejayan-Purwosari dapat memasok gas bumi hingga 17 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).  

"Setelah proyek ini selesai, kami akan terus membangun infrastruktur gas bumi di Pasuruan. Sehingga manfaat gas bumi yang dihasilkan dari perut bumi Indonesia alias tanpa impor, semakin banyak dinikmati masyarakat," ucapnya.

Adapun, pipa gas bumi Jetis-Ploso di wilayah Mojokerto dan Jombang dapat memasok gas bumi hingga 65 MMSCFD. Keberadaan pipa dan pasokan gas bumi ini menjadi peluang bagi investor yang berinvestasi di wilayah tersebut. [wah] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya