Berita

syahrul mamma

Bisnis

Kemendag Senang Bekerjasama Dengan AGP Dalam Pasar Murah

SELASA, 21 JUNI 2016 | 16:22 WIB | LAPORAN:

Kementerian Perdagangan mengapresiasi pasar murah yang digelar Artha Graha Peduli (AGP) di lebih 2.000 titik di seluruh Indonesia.

Pasar Murah AGP menjual bahan pokok yang bersubsidi lebih dari 50 persen. Tujuannya membantu masyarakat kecil yang terdampak kenaikan harga bahan pokok selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri.

"Kami berharap AGP bisa terus membantu masyarakat bersama Kemendag dengan program pasar murah. Tentu kami senang bekerjasama dengan pengusaha yang memiliki kepedulian seperti AGP," kata Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Syahrul Mamma, di lokasi pasar murah AGP di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (21/6).


Lokasi pasar murah AGP di Ciracas dilaporkan padat oleh ribuan warga. Paket "sembako" dijual dengan harga Rp 25.000 berisi beras, gula, minyak goreng dan mie instan.

"Harapannya sih lebih murah lagi harganya dan pasar murah ini tetap ada lagi. Kalau mau membantu orang kecil, ya setiap hari ada pasar murah," seorang nenek bernama Lili Hilmiatun yang bekerja sebagai tukang jual kue keliling.

Artha Graha Peduli (AGP) bersama Indofood menggelar Pasar Murah di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat miskin pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Kegiatan ini sudah dimulai sejak 31 Mei 2016 dan berlangsung sampai Lebaran nanti.

"Mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat," kata pengurus senior Artha Graha Peduli, Adji Akroma.

Kegiatan pasar murah AGP sebenarnya sudah berlangsung sejak 1990-an namun saat itu belum memiliki nama. Selama tahun 2015, Operasi Pasar dan Pasar Murah Artha Graha Peduli telah menjangkau hampir 2.000 titik di seluruh Indonesia.

Dalam kurun waktu setahun terakhir, AGP telah menjual lebih dari satu juta paket bahan pokok dan daging murah di berbagai pelosok tanah air yang penyalurannya dilakukan bersama dengan para mitra AGP di seluruh Indonesia. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya