Berita

Bisnis

Maja Harus Di-support Sukseskan Program Sejuta Rumah

SELASA, 21 JUNI 2016 | 13:41 WIB | LAPORAN:

Kawasan Maja, Banten menjadi salah satu wilayah yang terpilih dari 10 kota baru publik yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Dalam masterplan pembangunan kota baru tersebut, Maja diproyeksikan menjadi kawasan hunian baru yang berimbang dengan basis agroindustri karet dan mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Banten, Soelaeman mengatakan, dengan proyeksi yang cukup besar, diperlukan perencanaan wilayah dan tata ruang yang baik untuk menjadikan Maja sebagai sebuah kota atau kawasan pengembangan yang layak dihuni hingga beberapa generasi mendatang.


"Pembangunan Maja sebagai kota baru harus memiliki perencanaan yang matang, sehingga mampu mengantisipasi masalah-masalah pemukiman, tata ruang dan kawasan jauh ke depan. Dengan begitu, bisa dihindari permasalahan klasik yang saat ini banyak terjadi di kota besar seperti banjir dan kemacetan," kata Soelaeman melalui keterangan tertulis, Selasa (21/6).

Ia mengatakan, hingga saat ini, sebaran rumah murah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) masih berpusat di Kota Serang, Maja, Kabupaten Tangerang, dan Lebak.

"Tetapi, dengan berkembangnya pusat industri dan pemerintahan, dirinya meyakini hal tersebut akan berdampak positif terhadap meningkatnya permintaan rumah murah yang masuk dalam program Sejuta Rumah milik pemerintah.

Ia menjelaskan, untuk memajukan sebuah wilayah, pengembang swasta terutama yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) diharapkan menjadi garda terdepan. Termasuk untuk penyediaan rumah MBR. Oleh karena itu, dikatakannya, REI butuh dukungan semua pihak termasuk pemerintah baik pusat maupun daerah.

"Tanpa dukungan pemerintah terutama daerah, maka pelaku-pelaku pembangunan ini akan lumpuh. Ini butuh political will yang kuat," ungkap Soelaeman.

Di sisi lain, lanjutnya, pemerintah pusat perlu memperkuat kelembagaan Pemerintah Daerah. Misalnya, dengan mengaktifkan kembali Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) di seluruh daerah sehingga berbagai hambatan di lapangan dapat teratasi dengan cepat.

"Hal ini sudah dilakukan Pemprov Banten dan REI Banten dengan membentuk Pokja PKP, sehingga pengembang semakin bersemangat bangun rumah rakyat,” tegas Soelaeman yang juga Ketua DPP Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP) tersebut.[wid]



Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya