Berita

neta s pane/net

Hukum

Neta IPW Ingatkan Polisi Jangan Pakai Cara Premanisme

SENIN, 20 JUNI 2016 | 16:51 WIB | LAPORAN:

Tindakan kepolisian yang langsung membekukan agunan atau jaminan sesuai keinginan pelapor tanpa pernah memanggil terlapor, dinilai seperti preman.

Polisi diingatkan gaya seperti itu justru menurunkan minat investor asing di Indonesia.

Kalau ada kejadian di mana polisi langsung begitu saja percaya kepada pelapor, segera laporkan kepada Propam dan Indonesia Police Watch (IPW)," tegas Ketua IPW Neta S Pane di Jakarta Senin (20/6) menanggapi laporan Paulus Harun Abidin ke Mabes Polri.


Harun meminjam sejumlah uang kepada Cedrus Investment Limited (perusahaan Cayman), dengan agunan antara lain sejumlah saham PT Cakra Mineral Tbk (CKRA).

Ketika Harun tidak mampu mengembalikan pinjaman,  Cedrus malah dilaporkan atas dugaan penipuan. Selain itu Harus meminta Polri memblokir saham CKRA yang menjadi agunan.

"Hebat benar polisi langsung bekukan agunan tanpa mendengar Cedrus," sindir Neta.

Dia menegaskan, pinjam-meminjam adalah wilayah perdata, bukan wewenang polisi. Kalaupun ada pengaduan, maka seyogyanya polisi bertindak sebagai mediator dan mendengar kedua pihak.

Cedrus Investment kemudian melaporkan pengusaha yang berutang, Harun ke Mabes Polri, yang terdaftar dengan nomor laporan LP/565/VI/2016 dengan tuduhan penipuan, penggelapan, laporan palsu dan memberi informasi sesat.

Selain di Indonesia, Harun Abidin beserta konspirator juga tengah menghadapi tuntutan hukum yang diajukan Cedrus Investments di Cayman dan sejumlah negara.

Neta mengatakan, tugas calon Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian memang berat, harus memperbaiki mental sebagian aparat kepolisian yang sudah sarat dengan kolusi.

Kalau semua nasabah peminjam uang (debitur) mengadukan pemberi pinjaman (kreditur) agar Polisi membekukan agunan secara sepihak, maka sistem perbankan di negeri ini akan hancur," ujar Neta.

Neta menyayangkan, di saat pemerintah Jokowi tengah berupaya meningkatkan peringkat investasi nasional dari rangking 119 ke 4, justru aparat penegak hukum, yakni kepolisian membuat investor asing jadi takut masuk Indonesia.

"Saya ragu apakah polisi menyadari hal ini atau tidak," katanya.

Neta meminta Cedrus membuka masalah ini ke publik, supaya ada efek jera bagi polisi yang bergaya preman dan mempraktikkan kekuasaan telanjang.

"Kalau polisi tidak mengubah diri, peringkat investasi kita bukannya membaik, malah melorot. Polisi harus menyadari hal ini, jangan memperlakukan investor asing sebagai mangsa," pungkas Neta.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya