Berita

foto :net

Bisnis

Cikarang Solusi Kurangi Beban Kepadatan Jakarta

SABTU, 18 JUNI 2016 | 11:57 WIB | LAPORAN:

Kawasan Cikarang, Jawa Barat yang merupakan daerah penyangga Ibukota Jakarta terus menjadi tujuan investasi, khususnya di sektor properti.

Pasalnya, Cikarang mengalami pertumbuhan harga properti setiap tahun

Director Head of Research and Consultancy Savills, Anton Sitorus mengatakan, pesatnya pertumbuhan harga properti di kawasan yang berbatasan dengan Bekasi ini karena didukung infrastruktur yang memadai seperti kawasan industri dan ruas tol Jakarta-Cikampek.


"Besarannya mencapai 20 persen tiap tahun, meski bisnis properti sedang merosot dua tahun belakangan ini," kata Anton di Jakarta.

Dia meyakini, setelah terjadinya pemulihan pasar yang diperkirakan di akhir tahun ini, harga di Cikarang akan bertumbuh lagi sekira 15 sampai 25 persen tiap tahun.

Saat ini sedikitnya ada 4 ribu pabrik yang beroperasi di Cikarang, dan 100 brand besar baru yang segera membuka pabriknya di daerah tersebut, di mana sebagian besar atau 90 persen pekerjanya adalah ekspatriat dari Jepang, Korea dan Taiwan.

"Membaca peluang tersebut, PT Mutiara Mitra Sejahtera (MMS) mengembangkan proyek apartemen Domicilio Cikarang. Kita membidik lebih dari 10 ribu orang ekspatriat dan itu menadi pasar yang cukup besar untuk bisnis properti kami," ungkap Direktur Pengembangan Bisnis PT Mutiara Mitra Sejahtera (MMS) Robert Yapari.

Robert menilai tren minat ekspatriat dan pekerja lokal untuk tinggal di Cikarang cukup bagus karena dapat menjadi solusi mengurangi beban kepadatan di Jakarta, sehingga prospek pasar Domicilio kedepan cukup bagus.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya