Berita

rizal ramli/net

Hukum

Rizal Ramli: Tangkapan KPK Yang Gedean Dikit, Jangan Yang Kecil

SABTU, 18 JUNI 2016 | 00:20 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli turut menghadiri Konvensi Anti Korupsi yang digelar PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat malam (17/6).

Menteri senior tersebut didaulat menyampaikan pandangannya tentang kondisi Indonesia yang masih marak praktik korupsi. Rizal pun diminta Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak untuk mengajarkan 'jurus kepret' andalannya, karena kebetulan dalam konvensi juga hadir Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.

Rizal sempat menyindir sepak terjang KPK yang belum berani membongkar korupsi kelas kakap, dan hanya berkutat pada kasus-kasus kecil seperti suap di lingkungan Mahkamah Agung.


"Kita berharap banyak dengan Pak Agus. Tangkapannya yang gedean dikit gitu, jangan yang kecil-kecil," selorohnya.

Lebih jauh, Rizal mengapresiasi PP Pemuda Muhammadiyah yang konsen dalam gerakan anti korupsi. Serta serius merapatkan shaf untuk bersama-sama para pemuda seluruh Indonesia melawan segala bentuk korupsi.

"Yang ngelawan (korupsi) harus berjamaah. Karena yang korupsi juga berjamaah," paparnya.

Dia menambahkan, hal itu merujuk pada tindakan korupsi di Indonesia yang masif dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu. Tanpa tedeng aling-aling, Rizal menunjuk hidung para anggota dewan yang kerap berperilaku koruptif dan melakukan korupsi secara berjamaah.

"Pada saat pembahasan kebijakan di DPR mulai berjamaah korupsinya. Bagi-bagi jatah anggarannya," ujar Rizal.

Lebih jauh, lanjut Rizal, salah satu pelaku korupsi berjamaah adalah para penguasa yang merangkap sebagai pengusaha. Ini juga menjadi sumber malapetaka bagi bangsa Indonesia.

"Kebanyakan yang masuk dunia politik, kalangan pedagang. Pedagang itu pekerjaan mulia, tapi kalau juga jadi penguasa itu sumber malapetaka bagi Indonesia," tandas pakar perekonomian Indonesia itu. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya