Berita

basuki tjahaja purnama/net

Hukum

Ada Suara Mirip Ahok di Rekaman Sunny dengan Aguan?

JUMAT, 17 JUNI 2016 | 19:45 WIB | LAPORAN:

RMOL. Staf Khusus Sunny Tanuwidjaja disebut-sebut ikut terlibat dalam dugaan aliran dana dari pengembang relawan Teman Ahok. Tak tangung-tangung, dana yang diberikan ke pengembang kepada relawan Teman Ahok diduga mencapai Rp 30 miliar.

Sunny memang memiliki kedekatan dengan sejumlah petinggi pengusaha properti ternama, seperti Chairman Agung Podomoro Land Sugianto Kusuma alias Aguan.

Hal itu juga yang membuat Sunny dipercaya sebagai perantara komunikasi antara pengembang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Dalam proyek reklamasi, Sunny mengaku pernah diminta oleh anggota DPRD DKI M. Sanusi dan pihak PT Agung Podomoro Land untuk menjadwalkan pertemuan dengan Ahok.


Sunny juga pernah menjelaskan bahwa Ahok sering ditemui para bos pengembang, seperti Trihatma Kusuma Haliman pemilik Grup Agung Podomoro hingga Aguan. Untuk Aguan, Ahok menjadwalkan pertemuan sebulan sekali. Menurut keterangan Sunny, Aguan memang tak asing baginya. Sebagai perantara Gubernur, Sunny sering membuat jadwal pertemuan antara Gubernur DKI Basuki Purnama dengan Aguan.

Beredar kabar bahwa Sunny pernah menghubungi Aguan, namun belum diketahui isi dari pembicaraan keduanya. Dari informasi, dalam percakapan tersebut terdapat suara orang ketiga. Diduga suara orang ketiga tersebut mirip dengan suara Ahok.

Hal ini jugalah yang membuat KPK rela mengunjungi sebuah kampus di daerah Bandung, Jawa Barat sekitar bulan Mei lalu.

Tujuannya, untuk menelisik percakapan komunikasi antara Sunny dengan Aguan dan suara orang ketiga yang diduga Ahok. Namun belum diketahui apa yang dikatakan orang ketiga tersebut hingga KPK berniat mendalaminya.

Pada bulan Mei lalu, KPK juga sempat memanggil Ahok untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pembahasan Raperda reklamasi di teluk Jakarta. Usai memberikan keterangan, Ahok menjelaskan seputar izin reklamasi yang dikeluarkan di era Fauzie Wibowo saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Ketua KPK Agus Rahardjo enggan menjawab saat dikonfirmasi mengenai kabar yang menjelaskan penyidik pergi ke sebuah kampus untuk mendeteksi suara orang ketiga. Agus malah bertanya kepada awak media mengenai informasi tersebut.

"Kamu kok tahu," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (16/6).

Ketika ditanyakan kembali mengenai dugaan masuknya suara orang ketiga dalam pembicaraan Sunny dengan Aguan. Agus menyatakan belum mendapat informasi mengenai hal tersebut.

"Saya nggak tahu itu, belum tahu," ujarnya.

Nama Sunny kembali mencuat setelah setelah Junimart Girsang anggota Komisi III DPR RI dari fraksi PDIP menanyakan pimpinan KPK mengenai dugaan aliran dana dari pengembang kepada relawan teman Ahok melalui Sunny Tanowidjaja.

Bukan kali ini Sunny menjadi sorotan media. Setelah mengaku sebagai perantara ahok ke pengembang. Kali ini Sunny disebut sebagai perantara aliran dana pengembang ke relawan TemanAhok. Tak tangung-tangung dana yang diberikan pengembang kepada relawan Ahok diduga mencapai Rp30 miliar.

Untuk hal tersebut, ketua KPK Agus Rahardjo menegaskan pihaknya telah memiliki arah untuk membuka penyelidikan baru terkait dugaan aliran dana dari pengembang yang diterima relawan Teman Ahok melalui Sunny. Bahkan, lanjut Agus pihaknya juga telah menentukan siapa-siapa saja yang akan diperiksa untuk mendalami kasus tersebut.

"Informasinya sudah ada. Siapa yang kemungkinan kita gali. Arahnya sudah ada. Kan tinggal memperdalam saja sebenernya," kata Agus saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/6) lalu. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya