Berita

budi karya sumadi/net

Bisnis

Bos AP II Minta Maaf Terminal 3 Beroperasi Setelah Lebaran

KAMIS, 16 JUNI 2016 | 22:52 WIB | LAPORAN:

Pengoperasian Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tak sesuai jadwal. Operasinya mundur setelah lebaran dari rencana awal, 20 Juni 2016.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi menyampaikan permohonan maafnya terkait penundaan operasional terminal anyar tersebut.

Dia beralasan, penundaan ini karena masih ada beberapa hal yang harus dirampungkan pengerjaannya untuk mencapai keamanan standar.


"Kami mengutamakan safety. Beberapa masalah seperti tower dan genset kelistrikan masih kami sempurnakan untuk menjamin safety security dan layanan penumpang. Terima kasih atas dukungan masyarakat. Mohon maaf jika Terminal 3 belum bisa melayani arus mudik. Insya Allah AP II akan melayani masyarakat lebih baik lagi setelah Lebaran," kata Budi Karya dalam keterangannya, malam ini (Kamis, 16/6).

Keputusan menunda operasi T3 Ultimate, jelas mantan direktur utama Pembangunan Jaya Ancol itu, telah melalui rapat koordinasi yang intensif dengan pemangku kepentingan, yakni Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Perhubungan, serta manajemen AP II.

Langkah ini juga dilakukan untuk mengoptimalkan efektivitas pelayanan jasa operasional transportasi udara jelang puncak arus mudik. Sehingga, pelaksanaan arus mudik tetap berjalan lancar di Bandara Soetta, khususnya di Terminal 1, dan 2, serta Bandara Halim Perdana Kusuma yang juga dikelola oleh AP II.

"Meski demikian, AP II tetap melakukan peningkatan dan penyempurnaan di Terminal 3 Ultimate. Khususnya dalam proses transisi pengalihan penerbangan internasional dan domestik oleh maskapai Garuda Indonesia," kata Budi Karya.

Perseroan, sambungnya, juga terus berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan dalam rangka persiapan pengoperasi Terminal 3 Ultimate sampai waktu yang ditentukan oleh pemerintah.

Sementara itu, Direktur Kebandarudaraan Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Yudhi Sari Sitompul mengatakan, penundaan ini dilakukan setelah dalam proses verifikasi yang dilakukan Kemenhub, ditemukan bahwa sistem jaringan listrik untuk operasi terbatas, tidak berjalan sesuai harapan.

"Jadi kami uji seluruh kehandalan peralatan sistem pelayanan hingga keamanan. Namun, ternyata tidak bekerja sesuai standar yang ditetapkan, dan pengujian berhenti di tahap kedua,” katanya di Kantor Kemenhub.

Menurut Yudhi, kesalahan sistem tersebut berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan dan pelayanan penumpang karena listrik tidak bisa teraliri hingga terminal, dan hanya sampai panel distribusi.

Atas dasar itu, Terminal 3 Ultimate tidak akan melayani para penumpang pada musim Lebaran tahun ini sebagaimana direncanakan. Meski begitu, dia berharap PT Angkasa Pura II dapat tetap segera menuntaskan kekurangannya tersebut.

"Jadi kemungkinan besar beroperasinya terminal itu setelah Lebaran. Tetapi, kami jamin tidak beroperasinya Terminal 3 Ultimate tidak akan mengganggu kegiatan mudik Lebaran tahun ini,” tegasnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya