Berita

Bisnis

Stok Minyak Goreng Sinar Mas Lebih Dari Cukup Sampai Lebaran

KAMIS, 16 JUNI 2016 | 10:24 WIB | LAPORAN:

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (Smart) memastikan pasokan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhkan masyarakat, khususnya sepanjang bulan Ramadan tahun ini lebih dari cukup.

"Pasokan minyak goreng  bagi masyarakat mencukupi, sehingga kelangkaan dan gejolak harga kami harapkan tidak terjadi," kata Chairman Sinar Mas Agribusiness & Food, Franky O. Widjaja di Jakarta.

Bahkan menurutnya, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pabrik termasuk ke Marunda Refinery di Bekasi, Jawa Barat awal bulan ini (3/6).


"Salah satu tujuan penghiliran industri kelapa sawit yang kami lakukan, tujuannya agar kebutuhan masyarakat luas di Indonesia dapat terpenuhi. Jadi bukan sekadar fokus pada ekspor produk akhir bernilai tambah," ujar Franky yang juga menjabat selaku Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan.

Tahun 2015 lalu, di pengujung bulan Februari, pemerintah juga sempat melakukan kunjungan ke lokasi yang sama. Pihaknya memperhitungkan pasokan minyak goreng kemasan yang saat ini dimiliki perseroan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Pasokan minyak goreng dengan kualitas baik, tidak perlu dicemaskan. Kami pasti mendukung program pemerintah," tambahnya.

Untuk mendukung upaya stabilisasi harga yang dilakukan pemerintah, Smart juga melakukan penjualan minyak goreng murah melalui rangkaian Bazaar Rakyat di berbagai kota, dengan bermitra dengan berbagai pihak.  

"Bazaar minyak goreng kami lakukan selain untuk berbagi dengan masyarakat, juga bertujuan memenuhi kebutuhan menjaga stabilitas harga. Selain itu kami berkesempatan pula menjalankan program corporate social responsibility dengan mengedepankan produk dan merek andalan milik sendiri," tambahnya.

Sepanjang tahun ini, Sinar Mas telah menyalurkan sekitar 310 ribu liter minyak goreng kemasan.[wid] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya