Berita

Zulkifli Hasan:net

Wawancara

WAWANCARA

Zulkifli Hasan: Karena Calon Kapolri Cuma Satu Nama, Kita Dukung Penuh Kebijakan Presiden

KAMIS, 16 JUNI 2016 | 08:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Komisaris Jenderal (Komjen) Tito Karnavian, baru saja dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) 16 Maret lalu, kini sudah digadang-ga­dang menjadi calon Kapolri. Presiden Joko Widodo sudah mengajukan Komjen Tito sebagai calon tunggal Kapolri untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

Ketua MPR, sekaligus Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengaku manut saja pada putusan Presiden itu. Dia juga mengaku siap men­gawal ketika uji kelayakan dan kepatutan di DPR. Apa pertim­bangannya? Berikut ini petikan wawancara selengkapnya;

Calon Kapolri, jagoin siapa nih?
Kapolri, itu kan haknya (prerogatif) Bapak Presiden. Itu beliau kan punya pertimbangan-pertimbangan yang matang.

Kapolri, itu kan haknya (prerogatif) Bapak Presiden. Itu beliau kan punya pertimbangan-pertimbangan yang matang.

Kalau Anda?
Ya, di samping memang Pak Tito juga memiliki kemampuan. Oleh karena itu saya sudah me­nyampaikan tadi siang.

Apa itu?
Itu kita mendukung penuh kebijakan Bapak Presiden, di Parlemen nantinya. Karena cuma satu nama, bagaimana nanti agar itu kita sukseskan.

Sebelumnya, Anda memang­nya sudah kenal baik dengan Tito Karnavian?
Saya kenal.

Apa yang Anda kenal dari beliau?

Saya tahu persis beliau itu, kan beliau lulusan terbaik. Sarat prestasi, dan tidak perlu lagi diragukan.

Oh ya, ketika buka puasa bersama bareng Presiden, Anda menyebut-nyebut kata kebersamaan. Itu maksudnya apa?
Ya kita kan berbangsa berne­gara, sudah diletakkan dasar yang paling penting oleh pendiri negara kita ini, tujuan kita ada­lah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Artinya?
Nah, sekarang kita kan menghadapi tantangan yang berat, ekonomi dunia yang melambat. Persaingan yang begitu ketat.

Jadi yang harus ditingkatkan adalah kebersamaan?
Kuncinya tidak ada lagi selain kebersamaan. Saling mendukung. Respect of other, menghormati satu sama lain. Walaupun ada perbedaan dan lain sebagainya.

Selain itu?
Saling mendengarkan. Kalau semua itu kita lakukan, Insya Allah kita akan menjadi nega­ra yang besar dan mampu mengatasi persoalan-persoalan berat yang kita hadapi seka­rang ini. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya