Berita

michael umbas/net

Politik

Penunjukan Tito Karnavian Mengakomodasi Harapan Publik

RABU, 15 JUNI 2016 | 18:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Komjen Pol Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri baru adalah langkah cerdas dan strategis.

Keputusan itu mengakomodasi harapan publik terkait profesionalisme di tubuh Polri.

Demikian dikatakan pendiri relawan "Arus Bawah Jokowi", Michael Umbas, kepada redaksi, Rabu (15/6).


Di matanya, selain cerdas secara akademik, Tito Karnavian juga dipercaya mampu melakukan terobosan internal untuk berbagai agenda institusional penegakan hukum yang urgen seperti korupsi, terorisme dan narkoba.

"Presiden sudah lama melihat potensi Tito sebagai pemimpin bertangan dingin dalam berbagai jabatan yang pernah diembannya hingga mendapuknya sebagai kepala BNPT," kata penulis Buku "Solusi Jokowi" itu.

Ia juga mencatat Tito sebagai lulusan terbaik Akpol tahun 1987, yang juga jebolan Exeter University Inggris, Massey University Auckland Selandia Baru dan peraih PhD di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura.

Selain deretan prestasi itu, visi Tito dianggapnya sejalan dengan konsep Nawacita yang diusung Jokowi, antara lain menjadikan polisi dekat dengan rakyat dan semakin dicintai rakyat.

Lagipula, menurut dia, harapan rakyat yang besar terhadap institusi polri sebagai penegak hukum harus dimulai dengan kepemimpinan yang kuat dan transformatif.

"Presiden melihat itu ada dalam sosok Tito. Sehingga pemilihannya sebagai calon tunggal Kapolri adalah wujud akomodasi terhadap harapan publik," pungkasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya