Berita

AGP Bakal Kembali Gelar Operasi Pasar

RABU, 15 JUNI 2016 | 18:15 WIB | LAPORAN:

Artha Graha Peduli (AGP), lembaga nirlaba yang aktif membantu pemerintah menekan harga daging sapi menyatakan siap melepas sapi ke pasaran agar harganya semakin turun menjelang Lebaran.

"Pada tahap awal kami menjual sejumlah sapi hidup berbarengan dengan daging sapi beku dan segar pada operasi pasar AGP di sini," kata Randy Suparman selaku pembina peternak sapi AGP di sela operasi pasar dan pasar murah AGP di kawasan Pasar Minggu, Jakarta (Rabu, 15/6).

Secara simbolis mitra binaan AGP menyerahkan 100 ekor sapi kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Di tempat yang sama, AGP menjual daging sapi beku halal dan higenis serta daging sapi segar. AGP selama ini membina peternak sapi melalui program 2 UKM BAGI dan saat ini di mana masyarakat sangat membutuhkan AGP para peternak binaan untuk menjual dengan harga wajar.


Selain menugaskan BUMN, pemerintah ikut melibatkan perusahaan swasta, termasuk anak perusahaan Artha Graha Network PT Sumber Agro Semesta(SAS) dalam importasi daging sapi beku jenis secondary cut. Sejauh ini, sudah 27.400 ton daging sapi yang izinnya telah dikeluarkan Kementerian Perdagangan.

Sebelumnya, pendiri Artha Graha Peduli Tomy Winata membenarkan bahwa anak perusahaannya mendapat tugas dari pemerintah untuk melakukan importasi daging sapi. Menurutnya, meski SAS berawal dari perusahaan benih padi, perusahaan tersebut juga telah lama melebarkan sayapnya pada sektor agrobisnis lainnya, seperti peternakan sapi.
    
"SAS juga punya ranch (peternakan), punya (pabrik) pakan juga, apa pun kan yang penting niatnya baik. Dia juga punya di Jonggol (peternakan). Kita juga ada 700 sapi yang rencanya akan dilepas jelang Lebaran," jelasnya.
     
Randy menambahkan bahwa operasi pasar daging sudah sering dilakukan AGP. Setiap kali harga daging melonjak seperti menjelang Ramadhan dan Idul Fitri AGP selalu terpanggil untuk menyediakan harga daging agar terjangkau oleh masyarakat. Operasi pasar daging tahun ini digelar di wilayah Jabodetabek dan sudah dimulai kick off pada 31 Mei lalu.

"Untuk sementara ini kami fokus untuk melayani warga di Jabodetabek," kata Randy S.
   
AGP sendiri akan terus melakukan operasi pasar dengan stok yang tidak terbatas jumlahnya. Sehingga harga daging di pasaran bisa stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
   
"Mudah-mudahan bisa meringankan beban bagi masyarakat yang menghadapi kenaikan harga daging. Para pedagang dan warga bisa mendapatkan daging dengan harga terjangkau," demikian Randy. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya