Berita

ilustrasi/net

Hukum

Dokter Polri Siap Jadi Algojo Kebiri Terhadap Pemerkosa Anak

SELASA, 14 JUNI 2016 | 17:34 WIB | LAPORAN:

Kepolisian RI merespons penolakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk menjadi algojo dalam eksekusi kebiri kimiawi pada pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafly Amar, mengatakan, jajaran Kedokteran Kepolisian (Dokpol) siap menjadi eksekutor hukuman tambahan kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

"Kami siap bantu pelaksana eksekusi kebiri jika dapat tugas," ujar Boy saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/6).


Menurut Boy, UU sudah mengatur pelaksanaan eksekusi tersebut. Bahkan, ia menyamakan perintah itu dengan perintah mengeksekusi terpidana mati.

"Kami yang menyiapkan tim penembak," tegasnya.

Mantan Kapolda Banten itu tidak mau berpolemik terkait kode etik kedokteran yang menjadi dalih IDI.

Baginya, seluruh jajaran Polri mesti siap melaksanakan perintah UU.

"Kami siap membantu pelaksanaan eksekusi kebiri jika diminta," pungkasnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya