Berita

Blitz

YR Musikindo Ingin Bangkitkan Industri Musik Tanah Air

SENIN, 13 JUNI 2016 | 10:32 WIB | LAPORAN:

Meski industri musik Tanah Air sedang lesu tak membuat seorang Yohanes Riyadi patah arang. Ia pun nekat mendirikan perusahaan label musik bernama YR Musikindo. Bahkan ia meyakini industri musik Tanah Air akan kembali berjaya.

Yohanes yang telah melakoni hobi bermusik sejak kecil kini ingin ikut memajukan musik Indonesia. Seiring hobi, punya perusahaan rekaman merupakan mimpi pengusaha konstruksi ini sejak lama. Untuk mewujudkan mimpinya, ia rela merogoh kocek hingga 10 juta dolar AS untuk investasi membuat YR Musikindo.

Menurut Yohanes, YR Musikindo akan menciptakan musisi dan penyanyi berkualitas. Tidak hanya mencari talent berbakat tapi juga akan bergerak pada artis management, production house, event organizer dan shobiz inestasi.


"YR Musikindo hadir dengan diferensiasi menghadirkan talent dan musisi yang mampu bersaing dengan musisi di manca negara," kata Yohanes di Grand Hyaat Hotel, belum lama ini.

Untuk memperkuat timnnya, ia menggandeng beberapa mitra seperti Sandip Goyal, Patrick Tan, Aga dan Deri. Yohanes dan Sandip sudah memperhatikan sejak lama peluang pasar bisnis musik dan entertainment masih sangat besar di Indonesia.

YR Musikindo akan masuk ke semua genre sehingga peluang mendapatkan talent berkarakter kuat sangat besar.

"Untuk sistem kontrak akan dilakukan selama 3 tahun," kata Yohanes.

Strategi promosi akan fokus via radio, TV dan juga media sosial. Targetnya adalah menjaring follower dan viewer ratusan ribu atau kalau bisa jutaan yang akan dimaintence sebagai fans based artis. Alasannya, keberadaan fans menentukan eksistensi para artis.

Strategi lain adalah lewat event, menggandeng sponsor dan konser. Tidak menutup kemungkinan tahun depan YR Musikindo akan menggelar konser musisi-musisi ternama dari mancanegara. Harapannya, artis YR Musikindo bisa bersaing dengan artis dari luar negeri.

"YR Musikindo akan berbeda dengan artis manajemen lainnya. Kami tidak hanya memikirkan keuntungan tapi juga untuk sosial," kata Yohanes.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya