Berita

Kemenkop Latih Perluasan Pasar UKM Perbatasan Merauke

MINGGU, 12 JUNI 2016 | 19:20 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM melatih cara memperluas pasar dan jaringan usaha bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di perbatasan Merauke.

Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS mengatakan pihaknya menggelar pelatihan khusus bagi para pelaku UKM di Distrik Naukenjeray, Merauke, Papua, pada awal Juni 2016.

"UKM yang hadir sebanyak 80 peserta yang sebagian besar ibu-ibu dari tiga kampung yaitu Kampung Ongjayya, Kampung Toner, dan Kampung Kuler," katanya kepada redaksi, Minggu (12/6).


Acara itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Naukenjeray Sularso, Kepala Disperindakop Beni Khalik, dan Kepala Distrik Naukenjeray.

"Pelatihan didahului dengan pembekalan kewirausahaan dan perkoperasian, sebagai bekal para pelaku UKM untuk memulai usaha," jelas Prakoso.

Prakoso menekankan pentingnya pemberian pelatihan teknis di beberapa daerah perbatasan dalam rangka mendukung program percepatan pembangunan di daerah perbatasan.

Selain di Merauke pihaknya akan menggelar pelatihan serupa dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal masyarakat setempat yakni di Kabupaten Sanggau, Malino, Sintang, Nunukan, Kapuas Hulu, Maluku Tenggara Barat, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, dan Natuna.

"Adapun jenis pelatihan disesuaikan dengan permintaan masyarakat dari daerah setempat sesuai koordinasi dengan dinas koperasi dan UKM di masing masing kabupaten," katanya.

Seperti halnya di lokasi prioritas yakni di Merauke berupa pelatihan pembuatan abon ikan dan abon rusa yang merupakan permintaan masyarakat daerah tersebut.

Pihaknya setidaknya akan melatih 40 pelaku UKM di setiap lokasi dengan dua angkatan sehingga total sebanyak 80 pelaku UKM.

"Pelatihan bukan hanya berupa teknis pengolahan makanan, tetapi juga termasuk pelatihan tenun kain ikat, kerajinan rotan, pembuatan pupuk organik dan juga pengemasan produk. Intinya apapun pelatihannya sesuai dengan permintaan masyarakatnya," beber Prakoso.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi Beni Khalik sangat berharap para pelaku UKM membentuk kelompok-kelompok usaha kemudian ke depannya membentuk koperasi.

"Banyak keluhan dari pelaku UKM di perbatasan Merauke terkait susahnya memasarkan produk maka kami berharap pemerintah pusat dapat terus memfasilitasi pemasaran dan membantu kebutuhan peralatan khususnya untuk pembuatan abon ikan dan rusa bagi masyarakat," tambah Beni. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya