Berita

net

Masyarakat Diminta Tidak Buka Lahan Dengan Membakar

MINGGU, 12 JUNI 2016 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Bupati Merangin Al Haris meminta masyarakat dapat 0menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) dan hutan di wilayahnya. Selain memperbaiki alam, hal itu juga menjaga keseimbangan ekosistem.

"Saya sangat berterima kasih dengan seluruh masyarakat khususnya Kecamatan Siau dan sekitarnya yang mampu memelihara Sungai Batang Tembesi dengan baik, sehingga sungai ini tidak tercemar," katanya, Minggu (12/6).

Saat berkunjungan ke Kecamatan Siau, Al Haris memuji masyarakat dan sekitarnya yang tidak terkontaminasi dengan aksi penambangan emas tanpa izin (PETI). Di mana masyarakat sekitar masih tetap menggantungkan hidupnya dengan bercocok tanam.


Menurutnya, masyarakat di daerah itu juga mampu menjaga kelestarian hutannya dengan baik. Untuk itu, Al Haris berharap masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Tradisi membuka lahan dengan cara membakar kita tinggalkan saja, jangan lagi dilakukan hal itu. Karena disamping menimbulkan pencemaran, juga akan mengganggu ekosistem di sekitarnya," jelasnya.

Al Haris menambahkan, siapapun yang membuka lahan dengan cara membakar akan diproses secara hukum.

"Beberapa waktu lalu ada oknum PNS yang ditangkap polisi karena membakar hutan untuk lahan perkebunan," tegasnya. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya