Berita

Pertahanan

Di Perbatasan, Seorang Ibu Serahkan Senjata Api Miliknya Ke TNI

SABTU, 11 JUNI 2016 | 10:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Seorang ibu berusia 46 tahun menyerahkan senjata api rakitan miliknya kepada petugas Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 312/Kala Hitam di perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kronologi itu disampaikan Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 312/Kala Hitam Letkol Inf Yusuf Rizal, kepada wartawan usai Apel Pagi Di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 312/KH Badau, Kapuas Hulu, Sabtu, (11/6/).

Letkol Yusuf Rizal menceritakan, kejadian itu berlangsung kemarin siang. Ibu berinsial Ma itu adalah warga Desa Kantuk Asam Kecamatan Puring Kencana , Kabupaten Kapuas Hulu.


Ia mendatangi Pos Kantuk Asam membawa satu pucuk senjata api rakitan laras panjang. Saat itu, ia diterima langsung oleh Danpos Kantuk Asam Serka Aria Seto.

"Atas keinginan sendiri Ibu Ma menyerahkan senpi karena kesadarannya bahwa kepemilikan ilegal sangat membahayakan jiwa, baik diri sendiri maupun  orang lain dan merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum yang dapat dikenakan sanksi," tutur Letkol Yusuf Rizal.

Pada hari yang sama, kemarin, Danpos Sei Kelik Sertu Rendi dengan dua orang anggota yang sedang melaksanakan anjangsana ke Dusun Landau Kemayu, Desa Sungai Kelik Kecamatan Senaning Kabupaten Sintang juga menerima penyerahan satu pucuk Senjata Api Rakitan Laras Panjang Jenis Penabur dari warga yang berinisial Chu (58).

"Ini merupakan pertanda semakin meningkatnya kesadaran hukum warga perbatasan RI-Malaysia,"imbuh Letkol Inf Yusuf Rizal. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya