Berita

Annisa Faradilla:net

Blitz

Annisa Faradilla, Sidang Ditunda, Ngamuk Di Pengadilan Agama

JUMAT, 10 JUNI 2016 | 09:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Annisa Faradilla, nekat memaki-maki sejumlah ha­kim di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, Ban­ten. Itu akibat dibatalkannya sidang gugatan hak asuh anak yang diajukan sosialita, model dan artis ini.

Kemarahan Annisa tak terbendung setelah menge­tahui Majelis Hakim, kembali membatalkan dan menunda sidang gugatan yang diajukannya terhadap mantan suami, Muhammad Ramadan.

Annisa, kuasa hukum dan sejumlah anggota keluarga memaki anggota Majelis Hakim, panitera dan siapa saja perangkat sidang yang berada di ruang sidang. Amarah Annisa baru terhenti, setelah seorang hakim datang dan menjelaskan, permasalahan yang memicu terpaksa ditundanya sidang tersebut.


Hakim itu mengatakan, sidang gugatan itu ditunda bukan karena disengaja. Sidang ditunda karena hakim ketua yang ditugaskan untuk mengadili perkara terse­but, tidak bisa datang.

Kuasa hukum Annisa, Ito Suhardi mengatakan, sidang gugatan yang ditunda itu, merupakan sidang kelima yang ditunda secara berturut-turut. "Klien saya emosi, karena ketua hakimnya tidak hadir," kata Ito, kemarin.

Menurut Ito, Annisa sangat kecewa atas tidak profe­sionalnya hakim PA Tigaraksa. Karena, sebelumnya, saat Annisa bercerai dengan anak mantan Bupati Lahat itu, dia dan Ramadan sudah sepakat, menyerahkan hak asuh anak mereka, Syasya (5 tahun) kepada Annisa.

"Ini sudah yang kedua kalinya sidang atas hak asuh saya terhadap anak gagal," sahut Annisa, emosi.

Ia tak lagi mampu menahan amarahnya. Bin­tang V ini sempat meneteskan airmata. Bahkan, pihak keluarga Annisa ikut mengamuk di ruangan kar­ena sidang yang tertunda.

Diketahui, dalam perceraian antara Annisa dan Rama­dan, memutuskan hak asuh anak jatuh ke tangan Annisa. Namun, secara diam-diam, mantan suaminya itu mengam­bil anak mereka. Dan hingga kini, mantan suaminya tak pernah mengembalikan anaknya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya