Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Penanganan Banjir Pantai Mutiara Libatkan Provinsi Sampai Kelurahan

SABTU, 04 JUNI 2016 | 13:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemprov DKI bekerja keras untuk membantu menyurutkan banjir di Kompleks Perumahan Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Banjir mulai terjadi kemarin malam (Jumat, 3/6) karena jebolnya tanggul tanggul Pantai Mutiara di Penjaringan. Tadi pagi, lokasi tanggul jebol itu ditutup dengan tanggul darurat dari karung berisi pasir.

Kepala Pelaksana Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Utara, Febriana Tambunan, mengatakan, mereka berupaya menyurutkan air laut, yang genangannya sempat setinggi dua meter di awal kejadian.


"Kami terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan seluruh elemen pemerintah dari provinsi hingga kelurahan," kata Tambunan, dikutip dari RMOL Jakarta.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jebol tanggul di Perumahan Pantai Mutiara Ancol disebabkan erosi dasar tanggul.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, jebolnya tanggul disebabkan erosi dasar tanggul sehingga ketika menahan tekanan dari pasang laut menyebabkan konstruksi tanggul jebol.

"Banjir di kawasan permukiman elite itu disebabkan oleh rob yang menjebol tanggul itu. Bukan hanya rob, namun hujan deras turut berkontribusi membikin banjir kawasan yang menjorok ke Teluk Jakarta itu," kata Sutopo dalam keterangannya, Sabtu (4/6).‎

Hujan deras disertai pasang laut, kata Sutopo  dan kondisi tanah di bawah jembatan telah tergerus air laut menyebabkan jebolnya tanggul di Pantai Mutiara. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya