Berita

foto: rmol

Bisnis

PT MSS Dinobatkan Sebagai Duta Pajak

JUMAT, 03 JUNI 2016 | 16:54 WIB | LAPORAN:

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memberikan penghargaan kepada PT Melia Sehat Sejahtera (MSS), perusahaan Multi Level Marketing (MLM) dengan kategori kepatuhan pajak terbaik Tahun 2015.

Perusahaan itu pun dinobatkan sebagai Duta Pajak. Pemberian penghargaan itu dilakukan di sela acara Dialog Direktur Jenderal Pajak dengan Perwakilan Perusahaan Multi Level Marketing di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Dirjen Pajak, Jumat (3/6).

Sebanyak 100 perusahaan MLM menghadiri acara tersebut. Termasuk Praktisi MLM dan juga anggota DPR, Sukur Nababan, dan Ketua Umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), Joko Puspita.


Sebelum penyerahan penghargaan diberikan, Direktur Penyuluhan, Pelayanan (P2) dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama mengatakan, tujuan dari dialog tersebut adalah untuk mengajak seluruh perusahaan atau pelaku bisnis MLM untuk taat membayar pajak sesuai dengan kewajibannya.

"Sebagaimana diketahui, pajak memang menjadi tumpuan terbesar dari penerimaan pajak negara. Dan penerimaan pajak menopang negara dalam membangun, terutama infrastruktur," kata Hestu.

Dia menambahkan, kalau rasio pajak tinggi, maka rakyat Indonesia juga menikmatinya.

"Artinya banyak manfaat yang didapat bagi negara dan rakyat," ujarnya lagi.

Terkait dengan penghargaan yang diberikan kepada PT MSS, pihak Ditjen berharap perusahaan MLM meniru kepatuhan PT MSS dalam membayar pajak. Sebab menurut Hestu banyak perusahaan MLM yang belum membayar pajak kepada negara.

Selain meraih penghargaan, PT MSS dan para leadernya dinobatkan sebagai Duta Pajak MLM.

"Dengan demikian ‎ bisa memberikan pencerahan agar Leader perusahaan MLM lainnya membayar pajak," kata Hestu.

Penghargaan sebagai pembayar terbaik 2015 diterima oleh GM PT MSS Rumintang Agustina Silaen. [sam]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya