Berita

Boy Rafli Amar/Net

Satu Tersangka Ditahan, Pengeroyokan Di Lapas Kelas 2A Gorontalo Terus Kembangkan

JUMAT, 03 JUNI 2016 | 14:54 WIB | LAPORAN:

. Mabes Polri memastikan jajarannya di Polda Gorontalo telah menahan tersangka kerusuhan yang terjadi di Lapas Kelas 2A Gorontalo. Dalam peristiwa tersebut terjadi pengeroyokan dan penganiayaan pada Bripda Muhammad Kurniawan.

"Kasus kerusuhan Lapas Gorontalo ada tersangkanya satu orang, narapidana atas nama Edi Kurmaidi, sekarang sudah ditahan," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafly Amar di Mabes Polri, Jumat (3/6).

‎Boy menerangkan dalam peristiwa ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo melakukan pengembangan guna mencari pelaku lain.


"Sangat mungkin ada pelaku lain, bisa lima sampai delapan pelakunya," pungkasnya.

Diketahui, seorang narapidana berinisial EN menikam anggota Sabhara Polda Gorontalo Bripda Muhammad Kurniawan. Kejadian itu diduga menjadi penyebab kerusuhan di Lembaga Pemasyarakat Gorontalo, Selasa malam (31/5).

Kurniawan ditikam setelah mengantar 15 narapidana ke Lapas Gorontalo. Setelah kejadian itu, anggota Brimob Polda Gorontalo mendatangi Lapas untuk menangkap pelaku. Saat anggota Brimob berupaya menangkap pelaku, penghuni Lapas melempar batu dan bom molotov. Suasana pun sempat ricuh. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya