Berita

mas isman/net

Politik

Sore Ini, Pimpinan Dan Kader Kosgoro 1957 Ziarah Ke Makam Mas Isman

JUMAT, 03 JUNI 2016 | 14:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Nama dan jasa Mas Isman masih melekat di hati para kader Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau Kosgoro 1957 di seluruh Indonesia.

Di masa perang kemerdekaan dan sesudahnya, pria kelahiran Bondowoso  1 Januari 1924 itu mendirikan sekaligus memimpin TKR Pelajar Surabaya, juga Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang berpusat di Malang, Jawa Timur (1946-1950).

Sesudah Indonesia merdeka dan mulai membangun, Mas Isman menjadi salah satu tokoh penting pendiri Kosgoro pada 10 November 1957. Organisasi koperasi ini terus berkembang ke tingkat nasional dan berkontribusi sangat besar pada pembangunan.


Tokoh yang sudah ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional pada tahun lalu itu, pernah menerima berlimpah tugas negara, misalnya di Kantor Perdana Menteri Indonesia pada 1956-1958, Anggota delegasi RI untuk berunding di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1958 dan menjadi Kepala Perwakilan RI di Rangoon, Birma pada 1959, Duta Besar RI di Bangkok, Thailand (1960-1964), dan Kairo, Mesir (1964-1967)  dengan pangkat Brigjen. Pada periode 1978-1982, ia menjadi anggota DPR/MPR RI.

Hari ini, seluruh jajaran Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 di bawah pimpinan Aziz Syamsuddin dan para kadernya akan menggelar ziarah ke pembaringan terakhir Mas Isman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Kalau tak ada aral melintang, agenda tersebut akan dijalankan sekitar pukul 15.30 WIB dan dihadiri Aziz Syamsuddin serta Sekjen Kosgoro 1957, Bowo Sidik Pangarso, beserta semua pimpinan organisasi pendiri Golkar itu. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya