Berita

Ibu-ibu Desa Tertinggal Jeneponto Dibekali Pelatihan Wirausaha

JUMAT, 03 JUNI 2016 | 13:28 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Ibu-ibu dari keluarga nelayan di desa tertinggal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dibekali pelatihan kewirausahaan berupa keterampilan mengolah hasil perikanan.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS, mengatakan pihaknya menggelar pelatihan vokasional berupa keterampilan teknis pengolahan hasil perikanan bagi UKM pesisir.

"Pemerintah saat ini fokus untuk membangun dari daerah pinggiran termasuk daerah tertinggal," katanya.


Pelatihan itu dilakukan pekan lalu dan rencananya akan direplikasi di desa-desa tertinggal yang lain di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
"Pelatihan hasil perikanan ini dilakukan agar masyarakat di pesisir termasuk istri dan keluarga nelayan Jeneponto bisa memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkapan ikan para nelayan. Ini juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas produk olahan ikan yang selama ini beberapa sudah mereka hasilkan dengan cara tradisional," kata Prakoso.
 
Menurut dia, pelatihan berbasis keterampilan dimanapun harus didasarkan pada kearifan lokal yang mengadaptasi budaya dan tradisi masyarakat setempat.
 
Pada kesempatan yang sama Asisten Deputi Urusan Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM, Budi Mustopo, mengatakan, pelatihan vokasional atau pendidikan kejuruan sangat diperlukan untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.

"Pelatihan keterampilan mengolah dan memproduksi sesuatu barang jasa merupakan bekal bagi mereka yang ingin berwirausaha mandiri," katanya.

Acara yang digelar di Gedung PKK Bontosunggu pada akhir Mei 2016 itu berlangsung dua hari, melibatkan para tokoh setempat termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto Hj. Hamsiah Iksan, Kepala Balai Latihan Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel Abd Azis Bennu, Kadis Koperasi dan UMKM Jeneponto Sitti Sadariah. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya